Studi Tentang Yiguandao (Bagian 3) - Siklus Dunia Terbentuk sampai dengan Kiamat versi Yiguandao apakah sesuai Kebenaran Sejati?
Siklus Dunia Jaman Pancaran Akhir
Di Yiguandao dijelaskan bahwa dalam 1 lingkaran siklus 會 adalah selama 126.000 tahun, mulai dari langit dan bumi terbentuk sampai musnah kembali. Dalam penjelasan di vihara Yiguandao disebutkan bahwa anak-anak Lao Mu mulai turun ke dunia sejak 60 ribu tahun yang lalu. Karena sudah telah terlalu lama di bumi dan tersesat dalam hidup duniawi, sehingga terjerumus dalam dosa yang menyebabkan mereka hidup dalam roda reinkarnasi dan tidak bisa kembali ke Surga. Lao Mu sangat merindukan anak-anaknya di bumi ini, dan mengutus 10 Buddha untuk menyelamatkan anak-anaknya di bumi. Manusia sendiri baru lahir pada masa 寅 ying dan kalau dihitung sampai dengan saat ini (masa 未 wei) berarti manusia telah hidup kurang lebih selama 60.000 tahun. Setelah masa 未 wei, akan masuk masa 申 shen di mana manusia akan musnah, diikuti dengan masa 酉 you di mana bumi musnah, berlanjut ke masa 戌 xu di mana Alam Hawa (氣天) musnah dan terakhir adalah masa 亥 hai di mana semuanya kembali kosong. Dalam Yiguandao bahkan ada narasi yang menyebutkan bahwa Dewa Panjang Umur 長生大帝 ChangSheng Da Di / 南極仙翁 Nan Ji Xian Weng (di Indo dikenal sebagai Nan Ci Sien Ong) sudah pernah melihat siklus ini sebanyak 7x.
Bahkan kalau melihat beberapa literasi Yiguandao ada juga hasil Fuji dari (tulisan pasir) dari Ibu Suci 老母 seperti contohnya 皇母訓子十誡 10 Sari Nasehat dari Ibu Suci yang juga memberikan gambaran siklus di atas sehingga para pengikut Yiguandao menganggapnya sebagai kebenaran mutlak yang tidak mungkin salah.
Asal Usul Teori Siklus Dunia versi Yiguandao
- 1世 = 30 tahun
- 1運 = 12世,Total = 360 tahun
- 1會 = 30運,Total = 10.800 tahun
- 1元 = 12會,Total = 129.600 tahun
Konsep Teori yang memberikan Urgensi dan Eksklusivitas sebagai Motivasi Pembinaan Diri
Di ajaran Yiguandao, teori siklus dunia ini bersinergi dengan teori 3 masa pancaran yaitu masa pancaran hijau dan masa pancaran merah yang berlangsung di masa 午wu, dan masa pancaran putih yang berlangsung di masa 未 wei. Dasar dari teori ini dapat anda temukan dalam 性理題釋 Explanations of The Answers to the Truth / Kitab Uraian Metafisika Bab 18. Dan teori inilah yang menjadi dasar dari sebagian besar doktrin dan prinsip utama Yiguandao antara lain : keyakinan bahwa dunia ini akan berakhir dalam waktu dekat (sekitar 10.000 tahun lagi), keyakinan bahwa sekarang adalah satu-satunya kesempatan buat manusia untuk bisa pulang ke Surga Abadi (無極理天), keyakinan bahwa masa Buddha Siddharta Gautama sudah lewat, keyakinan bahwa umat Yiguandao adalah orang-orang pilihan (berjodoh), keyakinan bahwa mendapatkan Tao itu sangatlah sulit, keyakinan bahwa Buddha Maitreya telah datang kedunia menitis kembali melalui 路中一 Lu Zhongyi (Maha Guru ke-17) sebagai titik awal dimulainya pancaran putih (masa pancaran akhir), keyakinan bahwa manusia telah tersesat selama 60.000 tahun dan sekaranglah waktu yang tepat untuk pulang ke sisi Ibu Suci, keyakinan adanya 4 kesulitan (sulit dilahirkan jadi manusia, sulit dilahirkan di masa pancaran ketiga, sulit lahir sebagai orang Tionghua, sulit bertemu dengan Tao yang sejati), keyakinan bahwa manusia ini sudah menumpuk hutang selama 60.000 tahun dan untuk membayarnya harus dengan cara melintasi umat sebanyak-banyaknya dan mengorbankan badan kasar ini untuk membaktikan diri di kalangan Yiguandao. Semua keyakinan-keyakinan ini biasanya adalah motivasi utama kenapa para umat Yiguandao bisa rajin mengajak orang untuk memohon Tao dan menjalankan misi misionaris di vihara. Prinsip dasar dari teori inilah yang juga paling sering digunakan oleh para senior untuk membangkitkan semangat para umatnya yang mulai kendor atau ingin meninggalkan kalangan Tao.Fakta Menurut Ilmu Pengetahuan dan Kitab Suci Buddha
Buat orang-orang yang jarang mempelajari kebenaran dari ajaran lain atau bahkan jarang membaca buku-buku ilmu pengetahuan, teori-teori dari Yiguandao ini memang terdengar seperti masuk akal. Tapi buat orang yang sering membaca buku tentu mereka akan dapat dengan mudah menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam teori tersebut. Menurut science, ada banyak sekali bukti yang tidak terbantahkan berdasarkan fosil yang ditemukan dan arkeologi yang membuktikan homo sapiens (spesies yang sama persis seperti manusia sekarang) sudah ada sejak 300.000 tahun lalu. Fosil manusia homo sapiens tertua ditemukan di Ethiopia dan diketahui berusia minimal 200.000 tahun. Selain itu juga ditemukan banyak sekali alat-alat terbuat dari batu yang usianya sudah jutaan tahun. Di Indonesia sendiri itu juga ditemukan fosil Homo erectus robustus atau Mojokerto child yang ditemukan di Perning, Mojokerto (sekarang berada di wilayah Kepuh Klagen, Wringinanom, Gresik, Jawa Timur) dan memiliki usia sekitar 1,81 juta tahun. Pada tahun 1942, di China juga ditemukan fosil Peking Man yang diperkirakan berumur ratusan ribu tahun. Ada begitu banyak buku-buku, jurnal-jurnal dan penelitian sejenis yang menkonfirmasi semua hal ini. Sedangkan doktrin Yiguandao mengatakan bahwa dunia ini akan hancur dan terbentuk setiap 126.000 tahun sekali, dan manusia dibilang baru hidup selama 60.000 tahun saja (dengan kata lain bumi juga baru berumur sekitar 70.000 tahun dan alam hawa baru berumur sekitar 80.000 tahun saja). Dan selama ini para umat Yiguandao seolah-olah diberi urgensi untuk cepat-cepat membina Tao, melunasi hutang karma yang menumpuk, menyayangi jodoh baik, menyelesaikan ikrar karena narasi bahwa dunia sudah mau hancur. Dengan begitu ada semacam motivasi untuk rajin ke vihara, melintasi umat, dan membaktikan diri di kalangan Tao. Padahal semua teori ini terbukti sama sekali tidak benar dan jauh sekali dari kebenaran. Sudah ada bukti yang tidak terbantahkan secara science baik dari fossil record, studi genetik (DNA dan Y-chromosome), bukti arkeolog, studi anatomi dan morphology. Bumi sendiri menurut para ilmuwan diestimasi sudah berumur 4.5 milyar tahun (bukan cuma 70 ribu tahun seperti teori Yiguandao).
Fenomena Penganut Bumi Datar
Di dunia ini faktanya masih ada cukup banyak orang-orang yang masih percaya bahwa bumi itu datar. Mereka-mereka yang percaya biasanya hanya membaca dan melihat doktrin-doktrin dan narasi-narasi yang terus disuarakan oleh para Flat Earther tanpa mengecek kebenaran secara menyeluruh dan mengabaikan ribuan bukti-bukti dan jurnal-jurnal science yang sudah dibuktikan oleh banyak ilmuwan di dunia. Orang-orang yang percaya pada bumi datar ini juga biasanya akan melekat pada pandangan yang salah ini dan tidak menyadari bahwa teori yang mereka yakini tidak punya landasan ilmiah apapun atau tidak pernah ada pembuktiannya secara ilmu pengetahuan. Dan kalau di diibaratkan orang-orang yang percaya bahwa Bumi ini datar ini sama dengan umat-umat Yiguandao yang percaya dengan teori manusia sudah hidup 60.000 tahun dan bumi+langit akan musnah setiap 126.000 tahun sekali. Dan sekarang bayangkan apa jadinya bila orang yang percaya dengan bumi datar ini diberikan doktrin bahwa mereka itu adalah orang-orang terpilih, orang-orang yang sangat beruntung, orang-orang yang berjodoh dengan Buddha, orang yang mendapatkan sebuah mustika yang tidak terkira berharganya, orang-orang yang sudah membina minimal 3x kehidupan, dll. Sedangkan orang-orang kebanyakan yang telah sadar bahwa Bumi itu bulat malah dilabeli dengan manusia-manusia yang masih tersesat dan belum tersadarkan, atau bahkan disebut sebagai 摩考 ujian iblis (ujian berupa fitnah) pada saat mereka ingin menyadarkan atau memberitahukan yang benar. Karena jumlah orang yang mau percaya sedikit, dibuatlah narasi yang menjelaskan bahwa Mendapatkan Tao ada 4 kesulitan : 1. Sulit dilahirkan menjadi manusia, 2. Sulit terlahir jadi orang Tionghua, 3. Sulit terlahir di jaman ketiga, 4. Sulit menemukan Tao yang sejati. Ini untuk memberikan kesan ekslusifitas pada sedikit orang yang percaya bahwa mereka adalah orang-orang terpilih yang spesial. Dalam ajaran Buddha orang-orang seperti ini sebenarnya justru adalah orang-orang yang mempunyai kekotoran batin moha (癡, kebodohan) dan karena ketidaktahuannya akhirnya terlalu melekat pada pandangan salah itu sehingga mengabaikan kebenaran sejati dan lebih percaya hal-hal yang sudah jelas terbukti salah hanya karena terus-terusan diucapkan.
Origins of Anatomically Modern Humans - Matthew H Nitecki; Doris V Nitecki
The Jesuit and the Skull: Teilhard de Chardin, Evolution, and the Search for Peking Man - Aczel, Amir D
The Religious Implications of the Choukoutien Lower Cave - Carroll, Owen
Peking Man: New Light on an Old Discovery - Frängsmyr, Tore
A Story of Us: A New Look at Human Evolution - Lesley Newson
The Fossil Trail: How We Know What We Think We Know about Human Evolution - Ian Tattersall
The Origin of Species - Charles Darwin
The Sixth Extinction_ An Unnatural History - Elizabeth Kolbert
A Brief History of Earth: Four Billion Years in Eight Chapters - Andrew H. Knoll
https://en.wikipedia.org/wiki/Early_modern_human
https://en.wikipedia.org/wiki/Human
https://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Earth
Komentar