Terjemahan dan Penjelasan 彌勒救苦真經 Mi Le Jiu Ku Zhen Jing (Sutra Buddha Maitreya Menyelamatkan dari Penderitaan)
Pada kesempatan ini, saya akan membagikan terjemahan bahasa Indonesia dari kitab suci 彌勒救苦真經 Mi Le Jiu Ku Zhen Jing, salah satu kitab suci yang paling sering dibaca oleh para pengikut Yiguandao di vihara mereka. Terjemahan ini adalah hasil terjemahan saya pribadi dengan mengacu dari arti huruf per huruf-nya dan tentunya dibantu dengan referensi beberapa hasil terjemahan dari beberapa kalangan Yiguandao. Terjemahan dan penjelasan saya di sini bukanlah apa yang saya yakini secara pribadi, melainkan adalah arti dan makna dari kalimat per kalimatnya berdasarkan apa yang diyakini oleh kalangan Yiguandao.
Sejarah terciptanya Parita Sejati Buddha Maitreya Menyelamatkan Dunia
Maha Guru ke-17 dari Silsilah Maha Guru Timur Akhir 路中一 Lu Zhong-Yi meninggal dunia pada usia 73 tahun pada tanggal 2 Februari 1925.
Pada tahun berikutnya, pada tanggal 3 Maret 1926, di Provinsi Shanxi, China, Roh dari Patriak Lu meminjam tubuh Yang Chun-Ling untuk penulisan roh. Roh tersebut mengumumkan kehadiran Buddha Maitreya dan memberikan wejangan berupa sutra yang terdiri dari 74 frasa puitis.
Isi Parita
2. 彌勒下世不非輕
Mílè xià shì bù fēi qīng
Turunnya Buddha Maitreya tidak boleh dianggap enteng.
Penjelasan :
Untuk menolong umat manusia, kalangan Yiguandao meyakini bahwa Buddha Maitreya telah turun ke dunia beberapa kali
- 傅大士 Fudashi (497-569)
- Biksu Berkantong (衣袋和尚) Budai (... - 917)
- Patriark Timur Akhir ke-13, 徐還無 Xu Hai Wu (1796-1828)
- Patriark Timur Akhir ke-17, 路中一 Lu Zhong-yi (1853-1925)
3. 領寶齊魯靈山地 lǐng
bǎo qílǔ líng shān dì
Mendapatkan Tao dan Tiga Mustika di Provinsi Shandong.
Penjelasan :
齊魯 Qi Lu = nama lain dari Shandong
Maha Guru ke-17 Lu Zhong Yi berasal dari Shandong. Banyak tokoh yang diyakini sebagai orang suci oleh kalangan Yiguandao yang lahir di Shandong :
- 孔子 Konfusius lahir pada tahun 551 SM (kalender lunar) di Provinsi Shandong, Tiongkok
- Patriark ke-15 Silsilah Tao Timur Akhir, 王覺一Wang Jue-yi menurunkan Tao kepada Patriark ke-16 Liu Qing Xu, di Provinsi Shandong, Tiongkok
- Patriark ke-17 Silsilah Tao Timur Akhir, 路中一 Lu Zhong-yi (1853-1925), reinkarnasi Buddha Maitreya, lahir di Provinsi Shandong, Tiongkok
- Patriark ke-18 Silsilah Tao Timur Akhir, 張光璧Zhang Tian-Ran (1889-1947), reinkarnasi Buddha Ji-gong, lahir di Provinsi Shandong, Tiongkok
- Patriark ke-15 Silsilah Tao Timur Akhir, 孫素真Sun Hui-ming (1895-1975), reinkarnasi dari Bodhisattva Yue-Hui, lahir di Provinsi Shandong, Tiongkok
4. 拈花印證考三乘 niān huā yìn zhèng kǎo sān chéng
3 Cara Pembinaan akan dinilai seperti pada saat Buddha Sakyamuni memegang sekuntum bunga.
Penjelasan :
Buddha Sakyamuni memegang sekuntum bunga dan memutar-mutarnya di depan para muridnya memberikan petunjuk di mana letak pintu suci, dan hanya Maha Kasyapa yang mengerti. Ujian akan diberikan untuk menguji apakah mereka yang telah menerima Tao tulus membina. Ada 3 cara pembinaan (3 kendaraan dharma). Semua tingkatan itu adalah untuk mencapai Tao pada akhirnya.
Tiga kendaraan Dharma menurut Yiguandao :
a. 上乘 Kendaraan tingkat atas : Memohon Tao 求道, mendapat 1 titik langsung langsung terentas dari tumimbal lahir
b. 中乘 Kendaraan tingkat tengah : Bermeditasi ala Zen, berkeyakinan pada Dharma Buddha dan mempraktikkan Dharma Buddha
c. 小乘 Kendaraan tingkat kecil : Membaca parita, memperbaiki jembatan, menolong orang miskin, berbuat baik, tidak dapat menjadi Buddha, akan mendapatkan kehidupan yang berkelimpahan
5. 落在中原三星地 luò
zài zhōng yuán sān xīng dì
Penyebaran Tao turun di daratan tengah di Penginapan San Xing
Penjelasan :
Bapak Guru Zhang menyebarkan Tao dari Penginapan 三星 San Xing (provinsi Tianjin, Tiongkok). Selain provinsi Shan-dong, Penginapan San Xing (Bintang Tiga) adalah tempat yang penting di mana para perintis Yiguandao berkumpul dan mulai menyebarluaskan ajaran.
6. 大證四川王桃心 dà zhèng sì chuān wáng táo xīn
Pencapaian besar terjadi di taman Wang Taoxin, provinsi Sichuan, Tiongkok
Penjelasan :
Pada tahun 1915, tanggal 15 Agustus di musim panas, Maha Guru ke-17 meninggal di Taman Wang Taoxin di Chengdu, Sichuan, Wang Taoxin secara harafiah berarti inti buah persik. Sebuah buah persik, dikupas daunnya dan buahnya adalah inti utamanya.
7. 天真收圓掛聖號
tiān zhēn shōu yuán guà shèng hào
Tian dan Zhen membawa keselamatan bagi kita semua dengan mendaftarkan nama kita semua di Surga
Penjelasan :
天 Tian merujuk pada Zhang Tian Ran
真 Zhen merujuk pada Sun Su Zhen
Yiguandao meyakini bahwa Lao Mu telah mengutus dua Maha Guru ini yang akan membawa kembali semua anak Tuhan kembali ke kampung halaman. Pada tahun 1930, Bapak Guru dan Ibu Guru menerima mandat suci di saat yang bersamaan. Warisan Tao secara berurutan dilanjutkan yang memungkinkan mereka untuk menyelamatkan makhluk hidup di tiga alam:
1. Dewa Dewi di alam Hawa
2. Manusia di Bumi
3. Roh dan Jiwa di Neraka
Bapak Guru dan Ibu Guru akan mendaftarkan nama-nama para umat yang memohon Tao untuk didaftarkan ke alam surga melalui pembakaran naskah 龍天表文 Long Tian Biao Wen (Dokumen Gulungan Naga) pada saat upacara Memohon Tao (求道 qiu dao)
9. 雲雷震開戊己土 yún
léi zhèn kāi wù jǐ tǔ
Awan dan guntur akan mengguncang dunia.
Penjelasan :
Pada saat upacara Permohonan Tao, langit terbuka dan para Buddha turun untuk ikut membantu pelaksanaan upacara ritual
10. 天下神鬼不安寧
tiān xià shén guǐ bù ān níng
Roh dan hantu yang ada
di dunia pun gelisah.
Penjelasan :
Setan/hantu akan merasa
gelisah saat ada upacara permohonan Tao dan datang secara agresif untuk
mengganggu pelaksanaan Tao. Pada saat
yang sama, para Malaikat, Buddha dan Dewa akan datang untuk menjaga upacara
Tao. Para roh dan hantu, akan mencoba untuk menagih karma mereka; setelah
seseorang menerima Tao, kesempatan bagi para roh dan hantu ini untuk menagih
hutang karma akan menjadi lebih sulit karena untuk sementara akan ditanggung
oleh Bapak Guru.
11. 親在仁天中華母
qīn zài rén tiān zhōng huá mǔ
Semuanya ingin dicintai oleh Ibu Suci dari China
Penjelasan :
Zhong Hua Mu merujuk pada kepada Shi Mu. Setelah Shi Zun meninggal dunia pada tahun 1947, Shi Mu melanjutkan silsilah Tao. Setelah Shi Mu wafat, gelar Surgawi 中華母 “Ibu Suci Tiongkok” dari Lao Mu (Tuhan Surgawi) dianugerahkan kepada Shi Mu. Bunda Suci Tiongkok, yang memberikan bimbingan penuh kasih dan mengasuh para pengikutnya, menandakan kehadiran ibu yang penuh kasih sayang.
12. 九蓮聖教歸上乘
jiǔ lián shèng jiào guī shàng chéng
Sembilan Teratai dan Ajaran Konfusius kembali menjadi kendaraan Dharma Tertinggi
Penjelasan :
Teratai tumbuh di lumpur, berkembang menjadi bunga yang indah. Hidup di air tidak pernah basah olehnya. Ini melambangkan bahwa dalam kehidupan tidak terpengaruh daya tarik duniawi dan menjalankan ajaran Konfusius adalah cara pembinaan tertinggi untuk mencapai kesempurnaan.
Teratai melambangkan 9 tingkat kultivasi, yaitu:
- tinggi atas, tinggi menengah, tinggi bawah,
- menengah atas, menengah menengah, menengah bawah,
- tanah atas, tanah menengah, tanah bawah
13. 天花老母垂玉線
tiān huā lǎomǔ chuí yù xiàn
Ibu Suci menurunkan seutas benang giok
Penjelasan :
Lao Mu ingin menyadarkan umat manusia dengan menunjukkan kepada mereka jalan untuk kembali ke kampung halaman, dengan menurunkan seutas benang giok (benang emas).
14.收圓顯化在古東
shōu yuán xiǎn huà zài gǔ dōng
Pada masa akhir jaman, petunjuk suci ada di timur kuno
Penjelasan :
Di masa akan hancurnya dunia (akhir jaman), Tuhan memberikan petunjuk untuk keselamatan manusia melalui ajaran Yiguandao yang berpedoman pada ajaran-ajaran kuno di daerah Timur (Asia).
15. 南北兩極連宗緒
nán běi liǎng jí lián zōng xù
Selatan dan Utara akan bersatu
Penjelasan :
Terlepas dari banyaknya agama di berbagai belahan bumi, semuanya pada intinya sama dan berasal dari surga. Semua agama akan kembali selaras dan menjadi satu
16. 混元古冊在中央
hùn yuán gǔ cè zài zhōng yāng
Di tengah kekacauan, seseorang menemukan esensi/jiwa yang berada di tengah.
Penjelasan :
Setelah alam semesta diciptakan, manusia terlahir ke dunia ini. Esensi manusia berada di pusat di dalam diri. Menemukan jalan yang benar, memungkinkan seseorang untuk menemukan hakikat dirinya yang sebenarnya.
17. 老母降下通天竅 lǎomǔ jiàng xià tōng tiān qiào
Lao-Mu menganugerahkan sebuah titik suci (gerbang yang langsung menuju surga).
Penjelasan :
Tuhan dengan welas asih
menurunkan Tao yang Agung ke dunia untuk membimbing kita ke jalan yang benar
menuju Surga tempat kita berasal.
18. 無影山前對合同
wú yǐngshān qián duì hétóng
Pertanda suci (He Tong)
dengan Gunung Tanpa Bayangan.
Penjelasan :
Gunung Tanpa Bayangan menyiratkan Portal Surgawi atau Gerbang Jiwa kita. Dengan merapalkan simbol pertanda suci (He Tong) / Segel Tangan yang merupakan bukti bahwa kita telah menerima Tao, dan Tao yang kita terima adalah sah.
19. 嬰兒要想歸家去 yīng'ér yào xiǎng guī jiā qù
Semua bayi ingin pulang ke kampung halaman
Penjelasan :
Kita semua adalah anak-anak Tuhan; jiwa kita diciptakan oleh Tuhan dan berasal dari Surga. Roh asli kita adalah murni seperti bayi yang tidak berdosa. Setelah mendapatkan Tao, harus mengembalikan kemurnian diri sejati dan tidak lagi tergoda belenggu duniawi agar bisa pulang ke kampung halaman (surga)
20. 持念當來彌勒經
chí niàn dāng lái mílè jīng
Selalu melafalkan sutra Buddha Maitreya
Penjelasan :
Sering-seringlah membaca sutra Buddha Maitreya Menyelamatkan dunia mengikuti jalan Buddha Maitreya untuk membantu menemukan kesadaran batin kita.
21. 用心持念佛來救
yòng xīn chí niàn fó lái jiù
Para Buddha akan menyelamatkan seseorang dari bahaya ketika seseorang melafalkan dengan tulus
Penjelasan :
Ketika seseorang melantunkan dan membaca sutra ini dengan hati yang tulus, maka bila ada mara bahaya yang mengancam maka akan diselamatkan oleh Buddha .
22. 朵朵金蓮去超生
duǒ duǒ jīn lián qù chāo shēng
Setiap bunga teratai yang memegang seutas benang emas akan melampaui siklus kehidupan dan kematian
Penjelasan :
Setiap teratai menandakan setiap orang yang membina diri. Setelah menerima Tao, seorang pembina akan menerima sebuah teratai di kolam teratai surgawi. Saat seseorang rajin membina diri, teratai tersebut akan terawat dengan baik dan berkembang. Jika seseorang benar-benar serius membina diri dan membaktikan diri untuk kalangan Tao, dia akan dapat menaiki perahu Dharma masa penyelamatan akhir jaman, dapat melampaui siklus reinkarnasi dan pada akhirnya mencapai kebuddhaan.
23. 識得西來白陽子 shí dé xī lái bái yáng zi
Mengenali para pembina di Jaman Pancaran Putih
Penjelasan :
Kita sebagai pembina di masa pancaran putih harus mengenali para pendahulu yang telah berhasil mencapai kesempurnaan.
24. 鄉兒點鐵化成金
xiāng er diǎn tiě huà chéng jīn
Seorang anak bahkan dapat diubah dari logam menjadi emas
Penjelasan :
兒 di sini merujuk pada anak-anak (terutama anak-anak yang tersesat di dunia materi). Mengubah logam menjadi emas adalah metafora dari pencapaian seseorang dalam kebuddhaan / orang suci dengan latihan yang tekun dan tulus.
25. 每日志心常持念
měi rì zhì xīn cháng chí niàn
Bacalah setiap hari dengan ketulusan dan
tekad
26. 三災八難不來侵 sān zāi bā nàn bù lái qīn
Tiga bencana dan delapan malapetaka tidak akan menyerang.
Penjelasan :
- Tiga bencana tersebut adalah banjir (air), kebakaran, dan angin puting beliung.
- Delapan bencana adalah kekeringan, banjir, kelaparan (kelaparan), wabah (penyakit yang tidak dapat disembuhkan), belalang (belalang), binatang buas, monster, setan.
- Seorang pembina mungkin tidak akan mengalami bencana dan musibah, tetapi akan mengalami cobaan dan rintangan hidup.
27. 要想成佛勤禮拜
yào xiǎng chéng fó qín lǐ bài
Kalau mau menjadi Buddha harus rajin-rajin ke vihara
Penjelasan :
Kalau ingin mencapai kesempurnaan, maka haruslah sering-sering datang ke vihara untuk bersembayang. Asalkan dengan tulus bersembayang dan sering mengumpulkan jasa pahala maka akan bisa mencapai Ke-Buddhaan.
28. 常持聰明智慧心
cháng chí cōng míng zhì huì xīn
Terus menerus melatih hati dan pikiran agar bisa menjadi lebih bijaksana
Penjelasan :
Gunakan kebijaksanaan untuk membedakan benar dan salah dan melatih hati agar bisa lebih bijaksana.
29. 休聽邪人胡說話
xiū tīng xié rén hú shuō huà
Berhenti mendengarkan omongan dari orang-orang yang berniat jahat
Penjelasan :
Jangan mendengarkan omongan dari orang-orang yang punya maksud jahat agar hati tidak terpengaruh.
30. 牢拴意馬念無生 láo shuān yì mǎ niàn wú shēng
Kendalikan pikiran liar yang seperti kuda agar tidak muncul
Penjelasan :
Bersikaplah tenang, fokus dan hati-hati dengan setiap pikiran yang menganggu sehingga pikiran anda tidak akan bingung.
31. 老母降下真天咒 lǎomǔ jiàng xià zhēn tiān zhòu
Ibu Suci menurunkan Mantra Ilahi yang sejati
Penjelasan :
Mantra Ilahi yang sejati yang dimaksud di sini merujuk pada lima kata suci (sutra tanpa kata)
32. 用心持念有神通
yòng xīn chí niàn yǒu shén tōng
Ucapkan dalam hati dengan tulus, maka akan merasakan kemukjizatannya
Penjelasan :
Seperti yang disampaikan pada saat memohon Tao, tiga mustika bisa digunakan untuk memanggil para Buddha untuk memberikan bantuan di kala ada mara bahaya datang. Masalah besar menjadi kecil, masalah kecil menjadi tiada. Semuanya tergantung dari ketulusan hati masing-masing.
33. 滿天星斗都下世 mǎn tiān xīng dǒu dōu xià shì
Semua Orang Suci dan Para Dewa turun dari Surga
Penjelasan :
Semua penghuni surga turun ke dunia untuk ikut membantu menyebarkan Tao
34. 五方列仙下天宮
wǔ fang liè xiān xià tiān gōng
Malaikat, Boddhisatva, dan para Malaikat dari lima penjuru turun dari Surga
Penjelasan :
Lima penjuru menyiratkan di semua tempat. Semuanya membantu melaksanakan penyebaran Tao ini sehingga tidak ada lagi penghuni surga yang tersisa di langit.
35. 各方城隍來對號
gè fāng chéng huáng lái duì hào
Dewa-dewi dari berbagai tempat datang untuk memverifikasi nama dan latar belakang seseorang.
Penjelasan :
Sebelum menerima Tao, nama penerima harus diverifikasi terlebih dahulu oleh semua Dewa Regional. Selama upacara Tao, nama-nama penerima dituliskan pada 龍天表文 Long Tian Biao Wen (Gulungan Naga). Setelah membakar dokumen tersebut, nama-nama tersebut akan dikirimkan dan didaftarkan dalam Buku Surga. Nama-nama tersebut akan dihapus dari alam neraka.
36. 報事靈童察的清 bào shì líng tóng chá de qīng
Para Dewa-dewi tersebut akan melaporkan dan memverifikasi detail dari setiap orang
Penjelasan :
Semua pikiran dan aktivitas kita sedang diamati, diawasi dan dicatat dengan jelas oleh para malaikat kecil surgawi.
37. 三官大帝慈悲註 sān guān dàdì cí bēi zhù
Penilaian atas perbuatan seseorang akan didokumentasikan oleh Tiga Pejabat Langit
Penjelasan :
Tiga Dewa bertugas dengan penuh welas asih mencatat pahala dan dosa kita di dunia ini. Ketiga Dewa Surgawi tersebut adalah:
- Dewa Langit (堯 Yao) memberikan berkah
- Dewa Bumi (舜 Shun) mengampuni dosa
- Dewa Air (禹 Yu) meringankan penderitaan, kesusahan, penyakit, dan musibah.
Bagi mereka yang mampu menjalankan Tao dengan tulus, bertobat, memupuk jasa pahala dan menyelesaikan ikrar, Tiga Dewa akan mengampuni dosa-dosa mereka.
38. 赦罪三曹救眾生 shè zuì tiān cáo jiù zhòng shēng
Misi Penyelamatan datang kepada mahluk hidup di tiga alam
Penjelasan :
Tiga alam tersebut adalah:
- 太極氣天 Alam Hawa adalah tempat tinggal para Dewa dan orang suci.
- 皇極象天 Alam fisik, bumi, adalah tempat tinggal manusia & makhluk hidup lainnya
- 阿鼻地狱 Alam bawah adalah tempat tinggal para arwah dan hantu.
39. 救苦天尊來救世 jiù kǔ tiān zūn lái jiù shì
Juru Selamat telah
datang untuk menyelamatkan dunia.
Penjelasan :
Tiga Buddha yang
bertanggung jawab atas misi penyelamatan global ini adalah 彌勒佛Buddha Maitreya, 濟公活佛Buddha Ji-Gong, dan 月慧菩薩Bodhisattva Yue Hui.
40. 親點文部揭諦神 qīn diǎn wén bù jiē dì shén
Juru Selamat secara pribadi telah menginstruksikan para dewa untuk berpartisipasi dalam misi ini.
Penjelasan :
Tiga Buddha telah memerintahkan semua dewa untuk ikut membantu dalam misi penyelamatan global.
41. 八大金剛來護法 bā dà jīn gāng lái hù fǎ
Delapan Penjaga Dharma
Buddha yang Agung semuanya turun untuk menjaga Dharma.
42. 四位菩薩救眾生 sì wèi púsà jiù zhòng shēng
Empat Bodhisattva datang untuk bergabung dalam misi penyelamatan.
43. 緊領三十六員將 jǐn lǐng sān shí liù yuán jiāng
Didampingi oleh Tiga Puluh Enam Jenderal.
44. 五百靈官緊隨跟 wǔ bǎi líng guān jǐn suí gēn
Diikuti oleh lima ratus pejabat surgawi.
45. 扶助彌勒成大道 fú zhù mílè chéng dà dào
Membantu Buddha Maitreya untuk mencapai misi Tao Agung.
46. 保佑鄉兒得安寧 bǎo yòu xiāng er dé ān níng
Memberkati semua anak agar aman dan
damai.
47. 北方真武為將帥 běi fāng zhēn wǔ wèi jiàng shuài
Raja Agung dari utara, Zhenwu menjadi Panglima Tertinggi.
Penjelasan :
Dewa Tertinggi dalam Taoisme 玄武 Xuanwu atau
玄帝 Xuandi atau disebut sebagai 真武大帝 Zhenwudadi menjadi panglima tertinggi yang memimpin pasukan untuk
pelintasan global
48. 青臉紅髮顯神通 qīng liǎn hóng fà xiǎn shén tōng
Kekuatan yang maha dahsyat yang bermanifestasi pada wajah hijau dan rambut merah
Penjelasan :
Ini adalah kata-kata puitis untuk menggambarkan sosok Zhenwu
49. 扯起皂旗遮日月chě qǐ zào qí zhē rì yuè
Mengibarkan bendera Hitam untuk menutupi
bulan dan matahari menyebabkan kegelapan total
Penjelasan :
Zhenwu mempunyai kekuatan yang sangat hebat sehingga
diibaratkan bisa menutupi bulan dan matahari
50. 頭頂森羅七寶星 tóu dǐng sēn luó qī bǎo xīng
Mengenakan mahkota megah dengan Tujuh Bintang Utara.
Penjelasan :
Zhenwu mengenakan mahkota yang megah dengan Bintang Utara yang bersinar di mahkotanya.
Bintang Utara, yang juga dikenal sebagai “Biduk Besar”, terdiri dari tujuh
bintang terang yang tersusun dalam sebuah ember dalam bentuk langit utara,
sering kali ditemukan dengan mata telanjang.
51. 威鎮北方為帥首 wēi zhèn běi fāng wéi shuài shǒu
Kekuatannya mengguncang Utara dan membuatnya menjadi Pemimpin dari Para Penjaga Surga.
Penjelasan :
Dengan penampilan yang sangat berwibawa, para Setan dan iblis pun takut sehingga Zhenwu menjadi pemimpin para dewa penjaga.
52. 肅清諸惡掛甲兵 sù qīng zhū è guà jiǎ bīng
Menghilangkan semua kejahatan meninggalkan semua senjata mereka.
Penjelasan :
Karena kekuatannya dan wibawanya bisa melenyapkan semua kejahatan. Semua roh-roh jahat pun akan meninggalkan senjatanya saat bertemu dengannya.
53. 搭救原人鄉兒女 dā jiù yuán rén xiāng ér nǚ
Menyelamatkanlah semua makhluk hidup dari musibah dan bahaya.
Penjelasan :
Setelah semua hantu dan setan jahat ditaklukkan, maka semua akan merasa aman.
54. 火光落地化為塵 huǒ guāng luò dì huà wéi chén
Api menjadi debu ketika jatuh ke tanah.
Penjelasan :
Bahkan api yang berbahaya pun akan menjadi debu saat jatuh ke tanah. Ini adalah idiom menandakan bahwa berkat perlindungan para Buddha para Dewa keadaan akan aman selalu.
55. 四海龍王來助道 sìhǎi long wáng lái zhù dào
Raja Naga dari Empat Lautan juga datang untuk membantu penyebaran Tao.
Penjelasan :
Empat Raja Naga dari Empat Lautan adalah Raja Naga Timur, Raja Naga Barat, Raja Naga Selatan, dan Raja Naga Utara.
56. 各駕祥雲去騰空 gè jià xiáng yún qù téng kōng
Setiap petugas langit yang bertugas mengendarai awan keberuntungan.
Penjelasan :
Semua Buddha, Dewa, Penjaga Langit, Raja Naga, Malaikat mengendarai awan
57. 十方天兵護佛駕 shí fāng tiān bīng hù fú jià
Para penjaga langit dari sepuluh penjuru datang untuk melindungi yang menjalankan misi suci ini.
Penjelasan :
Sepuluh penjuru menyiratkan dari segala tempat, artinya seluruh penjaga langit ikut membantu menjaga para petugas yang menjalankan misi pelintasan global oleh Buddha Maitreya
58. 保佑彌勒去成功 bǎo yòu mílè qù chéng gōng
Lindungi Buddha Maitreya untuk menyelesaikan misi dengan sukses.
Penjelasan :
Semua penghuni surga membantu Buddha Maitreya untuk menyelesaikan misi tersebut.
59. 紅陽了道歸家去 hóng yáng liǎo dào guī jiā qù
Jalan Pembinaan Masa Pancaran Merah sudah berlalu.
Penjelasan :
Era Masa Pancaran Merah telah berakhir. Buddha Sakyamuni, yang bertanggung jawab atas Era tersebut, telah menyelesaikan misinya dan sudah kembali ke Surga.
60. 轉到三陽彌勒尊 zhuǎn dào sān yáng mílè zūn
Digantikan oleh Masa Pancaran Ketiga dengan Buddha Maitreya sebagai pemimpinnya.
Penjelasan :
Sekarang kita berada di Masa Pancaran Putih (fase ketiga dan yang terakhir dari 3 Masa Pancaran). Buddha Maitreya menjadi pemimpin kuasa alam dari Masa Pancaran Putih.
61. 無皇敕令寄下生 wú huáng lè lìng jì xià shēng
Setelah menerima Mandat Surgawi dari Tuhan, Buddha Maitreya turun ke dunia ini.
Penjelasan :
Setelah menerima perintah dari Ibu Suci (Tuhan), Buddha Maitreya turun ke dunia ini dengan menitis kembali ke dunia menjadi 路中一Lu Zhong Yi, maha guru ke-17 dalam silsilah Tao Timur Akhir.
62. 收伏南閻歸正宗 shōu fú nán yán guī zhèng zōng
Menggabungkan semua ajaran kembali kepada Yang Satu (Tao yang Sejati).
Penjelasan :
Tao bermula di China kemudian berpindah ke India pada masa pancaran merah, sekarang kembali lagi ke China. Sekarang Tao menyebar ke seluruh negara menggabungkan seluruh agama menjadi satu.
63. 來往造下真言咒 lái wǎng zào xià zhēn yán zhòu
Secara terus menerus membuat mantera-mantera yang sejati.
Penjelasan :
Di vihara-vihara kalangan Yiguandao, diyakini para Buddha sering hadir untuk memberikan wejangan-wejangan dan sutra-sutra untuk menyampaikan berita misi penyelamatan global ini.
64. 傳下當來大藏經 chuán xià dāng lái dà zàng jīng
Dengan turunnya Sutra yang agung ini akan menjadi kitab suci di masa yang akan datang
65. 嬰兒奼女常持念 yīng'ér chà nǚ cháng chí niàn
Semua orang sering-seringlah membaca parita ini.
66. 邪神不敢來近身 xié shén bù gǎn lái jìn shēn
Semua roh jahat tidak berani mendekat.
67. 持念一遍神通大 chí niàn yī biàn shén tōng dà
Membacanya sekali, akan meningkatkan kekuatan spiritual.
68. 持念兩遍得超生 chí niàn liǎng biàn dé chāo shēng
Membacanya dua kali, dapat melampaui siklus kelahiran dan kematian.
69. 持念三遍神鬼怕 chí niàn sān biàn shén guǐ pà
Membacanya tiga kali, semua roh dan hantu akan takut.
70. 魍魎邪魔化為塵 wǎng liǎng xié mó huà wéi chén
Setan dan makhluk jahat semuanya akan berubah menjadi debu.
71. 修持劫內尋路徑 xiū chí jié nèi xún lù jìng
Para Pembina diri di masa pancaran akhir ini harus menemukan jalan yang benar.
72. 念起真言歸佛令 niàn qǐ zhēn yán guī fú lìng
Lafalkan sutra ini dan ikuti perintah
dari Buddha Maitreya.
73. 南無天元太保 ná mó tiān yuán tài bǎo
Terpujilah Buddha Maitreya
Penjelasan :
Banyak versi penjelasan dari kalangan Tao mengenai arti 南無 Nan Mo / Nan Wu. Ada yang mengartikan sebagai yang tertinggi dan tersuci. Ada yang mengartikan kembali ke asal. Terjemahan itu sebenarnya kurang tepat. 南無 Namo sendiri itu adalah kata serapan dari bahasa Pali Namo, seperti contohnya Namo Buddhaya, Namo Tassa Bhagavato Arahato Samma Sambuddhassa atau 南無阿彌陀佛 Namo A Mi Tuo Fo, kata 南無 Namo ini artinya adalah Terpujilah atau bisa juga Berlindung.
天元太保 TIĒN YUÉN TÀI BǍO merujuk pada gelar Buddha Maitreya yang akan menyelesaikan periode 3 masa pancaran Qing Yang, Hong Yang, Bai Yang.
Jadi saya mengartikannya dengan Terpujilah Buddha Maitreya.
74. 阿彌陀佛
十叩首 āh mí tuó fó shí kòu shǒu
Buddha Amitabha. 10 kali membungkuk
Penjelasan :
Amitābha adalah seorang Buddha yang dijelaskan dalam sutra Mahayana. Amitabha merupakan Buddha utama bagi para pengikut aliran Buddhisme Tanah Murni yang berkembang terutama di Asia Timur.
Terjemahan Lain : 濟公活佛救世真經 (Sutra Buddha Hidup Jigong Menyelamatkan Dunia)
Komentar