Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Spiritual

Studi tentang Yiguandao (Bagian 1) - Tiga Masa Pancaran 三陽

Di kalangan Yiguandao (di Indonesia lebih dikenal dengan Aliran Maitreya), kita sering mendengar kata-kata " 道真理真天命真 " yang artinya adalah Tao sejati, Kebenaran sejati dan Firman Tuhan sejati . Karena 理真 kebenaran sejati sering disebutkan di banyak ceramah yang diadakan di vihara kalangan Yiguandao, para umat Yiguandao akan beranggapan apa yang diceramahkan adalah sebuah kebenaran mutlak yang tidak mungkin salah.  Saya pun menyakini demikian selama puluhan tahun. Saya pribadi sebenarnya sudah sejak dulu hobi membaca dan saya adalah tipe orang yang tidak bisa kalau disuruh menelan mentah-mentah sebuah ajaran dan langsung meyakininya sebagai dasar keyakinan tanpa melakukan crosscek terlebih dahulu. Masalahnya dulu kita punya keterbatasan dalam hal akses sumber literasi. Jaman dulu satu-satunya cara untuk mendapatkan akses ke buku-buku literasi adalah dengan menemukan buku-buku fisiknya. Belum ada internet dan belum ada device-device canggih seperti sekarang. Mendapatkan buk...

Sejarah 一貫道 YiGuan Dao / I-Kuan Tao (Bagian 3) - YiGuan Dao di Taiwan (1949-1987)

     Yiguan Dao mulai menyebar di Taiwan pada pertengahan tahun 1940-an. Ketika Kuomintang kalah dalam Perang Saudara China di tahun 1949 dan mundur ke Taiwan, beberapa penganut Yiguan Dao juga melarikan diri ke pulau ini bersama-sama pemerintah yang kalah. Ketika itu, KMT menerapkan darurat militer, yang membatasi kebebasan berbicara, kebebasan berkumpul, dan kebebasan beragama. Untuk pertimbangan politik, para misionaris Kristen dari barat disambut dan didukung, tidak hanya karena para misionaris ini secara politik konservatif dan anti-komunis, tetapi juga karena pemerintah Kuomintang mencoba untuk "menyenangkan hati Amerika", yang memberikan bantuan militer dan ekonomi kepada Taiwan. Di saat yang sama, mereka juga membatasi agama-agama lokal agar jangan sampai terorganisasi secara baik dan menjadi ancaman politik pada pemerintahan. Agama Buddha dan Taoisme juga diawasi dengan sangat ketat melalui organisasi yang disponsori pemerintah, seperti 中国佛教协会 Asosiasi Buddha Rep...

Sejarah 一貫道 YiGuanDao / I-Kuan Tao (Bagian 2) - YiGuanDao di China Daratan (1930-1953)

Antara tahun-tahun terakhir dinasti Qing dan 1945, Tiongkok mengalami masa krisis, kerusuhan sipil, dan invasi asing. Konfusianisme dan Kekaisaran runtuh dengan cepat. Di masa republik Tiongkok antara tahun 1912 dan 1949, sekte-sekte agama rakyat menjamur dan berkembang dengan cepat.      Ketika Maha Guru Lu meninggal di tahun 1925, pengikutnya terbagi menjadi beberapa kelompok, salah satunya dipimpin oleh  張天然 Zhang TianRan  yang berdasarkan petunjuk melalui Fuji (tulisan roh) menasbihkan diri sebagai maha guru ke-18.  Beliau mengambil 孫素真 Sun Suzhen sebagai pasangannya sebagai istri ke-3nya, menyatakan bahwa pernikahan mereka adalah pesan dari Ibu Suci. Dan disebutkan juga bahwa beliau adalah reinkaransi dari Buddha  濟公    Jigong , seorang biksu ajaib yang  yang hidup antara akhir abad ke-12 dan abad ke-13. 張天然 Zhang TianRan, Maha Guru ke-18 孫素真 Sun Suzhen, Maha Guru ke-18

Sejarah 一貫道 YiGuanDao / I-Kuan Tao (Bagian 1) - Asal Usul dan Sejarah Terbentuknya YiGuan Dao (Aliran Maitreya)

Sejarah mengenai 一貫道 YiGuanDao (atau di Indonesia dikenal dengan Aliran Buddha Maitreya) di bawah ini saya tulis berdasarkan fakta sejarah menurut buku-buku yang ditulis oleh sejarawan dan para akademisi dan saya tidak memasukkan versi hagiografi ataupun cerita-cerita mistis dari zaman Fuxi yang diyakini oleh kalangan Yiguandao. Alasan saya tidak memasukkan itu, karena cerita-cerita semacam itu adalah salah satu bentuk keyakinan yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Yang saya tulis di sini adalah yang benar-benar telah terverifikasi menurut hasil temuan, observasi, penelitian penulis-penulis netral yang saya baca dalam buku-buku sejarah.      Berbicara Yiguandao maka kita tidak bisa mengabaikan 太平道 Taiping Dao , sekte Taois yang didirikan oleh 張角 Zhang Jue , pemimpin dari kelompok Sorban Kuning (Yellow Turban) di zaman Samkok (200 SM - 220 M). Asal usul kebanyakan sekte dan kelompok keagamaan di Tiongkok saat ditelusuri sebagian besar mengarah ke Taiping Dao ini. Taipi...

Kewajiban untuk Berhijab / Memakai Jilbab menurut Al-Quran

Di internet, saya sering menemukan pertanyaan, pernyataan atau diskusi mengenai Hijab dalam agama Islam. Selama 20 tahun terakhir, saya juga merasakan sendiri ada perubahan besar yang terjadi kalau dibandingkan dengan jaman Orba, di mana sekarang ini jumlah orang yang menggunakan jilbab menjadi luar biasa banyak dibandingkan dulu. Selain itu orang-orang jaman sekarang juga semakin banyak yang konservatif, yang sangat sensitif perihal cara berpakaian ini. Banyak juga kita temui di sosial media, hujatan-hujatan atau penghakiman kepada seseorang hanya akibat ada perempuan yang tidak menggunakan jilbab. Jadi sebenarnya memakai jilbab itu wajib atau tidak sih? Mengapa akhir-akhir ini, banyak sekali orang yang menganggap tidak berhijab dianggap sebagai suatu aib, bahkan tidak jarang saya temui orang yang meng-vonis orang-orang yang tidak memakai jilbab sudah pasti masuk neraka.