Bab 6 Jiwa Lembah yang Kekal Abadi
谷神不死。是為玄牝。
Jiwa Lembah tidak pernah mati dia adalah feminin yang penuh misteri
玄牝之門。是為天地根。
Pintu gerbang feminin yang penuh misteri
adalah akar sumber yang ada di dunia ini
綿綿若存。用之不勸。
Keberadaannya kekal abadi
menggunakan karunianya tidak perlu harus memintanya
Penjelasan
谷神 ku shen : Jiwa/Roh dari Lembah.
Lembah adalah wadah yang besar dan dalam, biasanya diapit oleh gunung atau bukit. Lembah mampu menampung air sungai yang bersih dan kotor mengalir ke dalamnya tidak pernah ditolak. "Jiwa dari Lembah" ini adalah kiasan untuk menggambarkan besarnya Maha Tao. Lembah itu bukanlah sesuatu obyek atau sesuatu yang berwujud tapi bisa ada karena diapit oleh gunung di sebelahnya. Ini berarti bahwa lembah itu sendiri adalah kosong atau sebenarnya tidak bakal ada tanpa adanya gunung-gunung dan yang ada di sekitarnya. Ini sedikit menggambarkan bagaimana untuk memahami Tao.
玄牝 xuan pin : Feminin yang misterius
Disebut sebagai feminin yang misterius ini melambangkan simbol 陰 yin dari 陰陽 yin yang, yaitu prinsip keibuan yang universal, makanya disebut feminin yang misterius. Ini juga berhubungan dengan apa digambarkan di bab 1 yaitu pada kalimat “You (Ada)” adalah nama dari ibunda dari segala yang ada di alam semesta. Feminin yang misterius ini menggambarkan bahwa Tao adalah sumber dari segala kehidupan yang ada di dunia. Semua mahluk yang ada di dunia dilahirkan dari sosok ibu.
Gerbang pintu feminin yang misterius ini digambarkan sebagai pintu alat reproduksi perempuan yang memiliki kemampuan melahirkan. Jadi, Lao Zi berkata gerbang pintu feminin yang misterius itu adalah akar sumber terciptanya semua makhluk di bumi ini.
Keberadaan dari Tao (Sang Pencipta) ini bersifat kekal dan selalu ada. Semua yang ada di alam ini telah tersedia tanpa perlu kita memintanya. Semuanya diberikan tanpa ada syarat apapun. Semuanya bisa dinikmati semua mahluk dan tidak akan habis digunakan. Inilah menunjukkan besarnya dari Tao ini.
Bab Sebelumnya : Bab5 Langit dan Bumi tidak Berperasaan
Bab Selanjutnya : Bab 7 Langit dan Bumi yang Berumur Panjang
Komentar