Langsung ke konten utama

Hal-hal yang Terlewatkan Jika hanya menonton Film Harry Potter and the Order of the Phoenix tanpa membaca Novelnya

Ini adalah buku tertebal dari semua buku Harry Potter yang ada. Buku ke-5 Harry Potter banyak menceritakan tentang dimulainya upaya perlawanan terhadap Voldemort dan kawan-kawannya. Kisah buku ke-5 ini menghadirkan sosok tokoh baru yang muncul di sebagian besar halaman buku ini, yaitu Umbridge, seorang wanita yang mewakili Kementrian Sihir yang berusaha menekan Dumbledore dan berusaha membuat semua yang ada di Hogward berjalan seolah-olah Voldermort tidak ada. Karakter ini memang benar-benar menyebalkan. Secara keseluruhan, buku kelima ini bagi saya tidak sebagus novel ke-3 (favorit saya), tapi masih cukup seru walaupun menurutku agak terlalu panjang sih. Yang paling dramatis tentu saja adegan pertarungan antara anggota Order of the Phoenix dan para Pelahap Maut. Perbedaan yang paling terasa dalam buku yang ini, Harry Potter tidak lagi menjadi sosok pahlawan yang mengejutkan banyak orang dengan aksinya, malah dia banyak berbuat hal-hal yang justru merugikan banyak orang, termasuk secara tidak langsung menyebabkan meninggalnya Sirius Black. 

Dan karena saya adalah orang yang menonton seluruh filmnya terlebih dahulu baru kemudian membaca novelnya, maka tidak mungkin jika saya tidak membandingkannya dengan versi filmnya. seperti novel-novel sebelumnya. Berikut beberapa hal-hal yang ada di novelnya yang saya tidak sadari saat dulu menonton filmnya :

  • Adanya konflik antara Percy Wesley dan orang tuanya, Percy Wesley naik jabatan (Asisten Junior Menteri) padahal jelas-jelas dia lengah perihal Crouch yang dikontrol Voldemort di seri sebelumnya. Ayahnya sampai bertengkar hebat dengan Percy, karena ayahnya menduga Fudge menginginkan Percy di kantornya untuk memata-matai keluarganya.Percy juga bilang hal-hal jelek tentang ayahnya dan bahkan menyebut idiot karena berteman dengan Dumbledore.
  • Ron dan Hermione diangkat jadi Prefect di buku, sementara di film tidak ada adegan sama sekali tentang ini
  • Saat liburan, Daily Prophet memberitakan hal-hal negatif tentang Harry Potter dan dia menjadi pusat perhatian murid-murid Hogwart di kereta (saat perjalanan menuju Hogwarts) dan juga saat di Hogwarts. Di film, satu-satunya adegan yang memperlihatkan keadaan ini adalah saat murid-murid Hogwards membaca berita Daily Prophet saat mereka berada di ruang istirahat Gryfindor. Sementara itu suasana di buku benar-benar menggambarkan frustasinya Harry sepanjang tahun ajaran akibat tekanan gosip anak2 lain di Hogwards sehingga membuat dia terus uring2an dan marah2.Harry, Ron dan yang lain bertemu pertama kali dengan Luna Lovegood di kereta, sementara di film mereka bertemu pertama kali sudah sampai di Hogwards saat mengendarai kereta kuda
  • Yang menyarankan ruangan untuk belajar Magic Against Dark Arts adalah Dobby. Di film ruangan ini ditemukan secara tidak sengaja oleh Neville.
  • Tidak ada pertandingan Quiddich di film, sementara di novel ada pertandingan Gryfindor vs Slytherin, di mana Ron dipermalukan oleh anak2 Slytherin (menyanyikan lagu "Wesley Raja Kami"), tapi Gryfindor tetap menang setelah Harry menangkap Snitch terlebih dahulu. Setelah menang ada kejadian di mana Harry, George dan Fred terlibat pemukulan terhadap anak Slytherin yang menyebabkan Harry, George dan Fred diskors oleh Umbridge
  • Hagrid mengajarkan kuda thermal yang hanya bisa dilihat oleh orang yang pernah kontak dengan kematian, dan dinilai oleh Umbridge kurang kompeten sebagai pengajar. Padahal Hermione sudah memperingatkan Hagrid beberapa hari sebelumnya. Di film ini tidak ada
  • Di film, Snape ikut dalam pertemuan antara Potter dengan Dumbledore dan membantu mengatasi masalah koneksi pikirannya dengan Voldermort malam itu juga seolah-olah itu sangatlah penting dan urgent. Di novel, Snape baru membantu mengajari Harry Occlumency setelah liburan selesai
  • Tidak ada adegan rumah sakit sama sekali di film, jadi kita tidak tahu apapun tentang keadaan keluarga Neville, keadaan Gilderoy Lockhart, dll.
  • Berita pelarian besar-besaran para pelahap maut dari Azkaban membuat suasana di Hogwarts berubah, di mana guru-guru sering berbisik2 di luar ruang guru (untuk menghindari Umbridge), dan anak-anak Hogwarts mulai banyak yang berubah dalam memandang Harry Potter.
  • Di film, yang memberitahu bahwa Harry Potter membentuk Dumbledore Army berlatih diam-diam sihir melawan Dark Magic adalah Cho karena ramuan Snape. Padahal di novel yang memberitahu adalah temannya Cho.
  • Fred dan George membuat pengalihan agar Harry bisa berbicara dengan Sirius di ruangan Umbridge untuk menanyakan ayahnya yang membully Snape. Saat pengalihan tersebut, George dan Fred keluar dari Hogwarts dan menjadi contoh dan inspirasi bagi anak-anak seluruh Hogwarts untuk terus-terusan membuat ulah sehingga membuat Umbridge kelabakan. Di film, Harry tidak berbicara dengan Sirius, dan Fred dan George memang membuat kekacauan dengan menebar kembang api di aula besar dan menghancurkan semua piagam peraturan Umbridge, tapi tidak ada aksi lanjutan yang terinspirasi dari perbuatan mereka berdua setelahnya
  • Di novel hanya Hermione dan Harry Potter yang ke Hutan Terlarang bersama Hagrid, karena Ron sedang bertanding Quiddich melawan Hufflepuff. Sedangkan di film, Ron juga ikut. Dan tidak ada pertandingan Quiddich di mana Ron saat itu menjadi pahlawan kemenangan saat dia sedang diremehkan oleh semua orang.
  • Hagrid diserang oleh Umbridge bersama 6 penyihir lainnya. Mcgonnagal mencoba membantu tapi terkena 4 mantra bius dan masuk rumah sakit di novel. Di film ini sama sekali tidak ada
  • Kondisi pertempuran di Kementerian Sihir, semua teman-teman Harry pingsan dan tidak berdaya, kecuali Neville yang masih tetap aktif saat melawan para Death Eather. Di film mereka masih ikut memberikan perlawanan
  • Harry Potter mengusir Voldemort dari pikirannya dengan kekuatan cinta dan persahabatan di film, di novel ini tidak ada.
  • Setelah kejadian di Kementrian, Harry diajak bicara oleh Dumbledore dan mengungkap banyak hal, seperti bagaimana Snape yang menyuruh semua anggota Orde untuk kekementerian, bagaimana Dumbledore sengaja untuk menjauh agar Voldermort tidak memanfaatkan dirinya untuk memancing Harry Potter, mengapa Dumbledore memutuskan untuk menitipkan Harry ke saudara ibunya (keluarga Dursley) agar mempunyai mantra perlindungan selama punya darah yang sama dengan ibunya, serta rahasia yang selama ini Dumbledore simpan yaitu tentang ramalan Prof Sybil bahwa di antara 2 orang (Harry & Neville), Harry Potterlah satu-satunya yang bisa mengalahkan Voldermort untuk selamanya
  • Umbridge pada akhirnya diselamatkan Dumbledore dan dirawat di Hogwarts sebelum dia pergi
  • Diceritakan di kereta, bahwa Cho sekarang pacaran dengan Michael Corner, yang sebelumnya merupakan pacar Ginny. Sementara Ginny sekarang tertarik untuk berpacaran dengan Dean Thomas
  • Keluarga Durdsley diancam oleh rombongan Order of The Phoenix agar memperlakukannya lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjemahan dan Penjelasan 彌勒救苦真經 Mi Le Jiu Ku Zhen Jing (Sutra Buddha Maitreya Menyelamatkan dari Penderitaan)

Pada kesempatan ini, saya akan membagikan terjemahan bahasa Indonesia dari kitab suci  彌勒救苦真經  Mi Le Jiu Ku Zhen Jing, salah satu kitab suci yang paling sering dibaca oleh para pengikut Yiguandao di vihara mereka. Terjemahan ini adalah hasil terjemahan saya pribadi dengan mengacu dari arti huruf per huruf-nya dan tentunya dibantu dengan referensi beberapa hasil terjemahan dari beberapa kalangan Yiguandao. Terjemahan dan penjelasan saya di sini bukanlah apa yang saya yakini secara pribadi, melainkan adalah arti dan makna dari kalimat per kalimatnya berdasarkan apa yang diyakini oleh kalangan Yiguandao. 

Studi tentang Yiguandao (Bagian 1) - Tiga Masa Pancaran 三陽

Di kalangan Yiguandao (di Indonesia lebih dikenal dengan Aliran Maitreya), kita sering mendengar kata-kata " 道真理真天命真 " yang artinya adalah Tao sejati, Kebenaran sejati dan Firman Tuhan sejati . Karena 理真 kebenaran sejati sering disebutkan di banyak ceramah yang diadakan di vihara kalangan Yiguandao, para umat Yiguandao akan beranggapan apa yang diceramahkan adalah sebuah kebenaran mutlak yang tidak mungkin salah.  Saya pun menyakini demikian selama puluhan tahun. Saya pribadi sebenarnya sudah sejak dulu hobi membaca dan saya adalah tipe orang yang tidak bisa kalau disuruh menelan mentah-mentah sebuah ajaran dan langsung mengyakininya sebagai dasar keyakinan tanpa melakukan crosscek terlebih dahulu. Masalahnya dulu kita punya keterbatasan dalam hal akses sumber literasi. Jaman dulu satu-satunya cara untuk mendapatkan akses ke buku-buku literasi adalah dengan menemukan buku-buku fisiknya. Belum ada internet dan belum ada device-device canggih seperti sekarang. Mendapatkan b...

Terjemahan dan Penjelasan Daodejing 道德經 (Bab 1) Tao dan Nama

Sudah cukup lama, saya tertarik belajar mengenai Tao Te Cing dan baru tahun ini saya mulai serius mempelajarinya. Sebenarnya saya pernah mendengar beberapa kali penjelasan tentang Dao De Jing ini di vihara Yiguandao tempat saya sembayang dulu, tapi saya tidak pernah benar-benar mengerti penjelasannya karena sepertinya apapun bunyi baitnya, penjelasannya selalu diarahkan dengan narasi dan doktrin versi mereka sendiri. Karena itu saya memutuskan untuk belajar sendiri mengenai Tao Te Cing ini langsung dari teks aslinya. Karena saya sudah menguasai sedikit bahasa mandarin, saya mengartikan tiap kata-katanya langsung dari bahasa mandarinnya dibantu dengan kamus untuk memahami lebih dalam per katanya. Untuk membantu pemahaman, saya membaca beberapa buku penjelasan mengenai Tao Te Cing yang bagus salah satunya adalah buku Dao De Jing Kitab Suci Agama Tao tulisan Dr. I. D. Like Msc dan Dao De Jing The Wisdom of Laozi tulisan Andi Wang . Ada juga beberapa buku terjemahan Dao De Jing berbahasa I...