Langsung ke konten utama

Sejarah 一貫道 YiGuan Dao / I-Kuan Tao (Bagian 3) - YiGuan Dao di Taiwan (1949-1987)

    Yiguan Dao mulai menyebar di Taiwan pada pertengahan tahun 1940-an. Ketika Kuomintang kalah dalam Perang Saudara China di tahun 1949 dan mundur ke Taiwan, beberapa penganut Yiguan Dao juga melarikan diri ke pulau ini bersama-sama pemerintah yang kalah. Ketika itu, KMT menerapkan darurat militer, yang membatasi kebebasan berbicara, kebebasan berkumpul, dan kebebasan beragama. Untuk pertimbangan politik, para misionaris Kristen dari barat disambut dan didukung, tidak hanya karena para misionaris ini secara politik konservatif dan anti-komunis, tetapi juga karena pemerintah Kuomintang mencoba untuk "menyenangkan hati Amerika", yang memberikan bantuan militer dan ekonomi kepada Taiwan. Di saat yang sama, mereka juga membatasi agama-agama lokal agar jangan sampai terorganisasi secara baik dan menjadi ancaman politik pada pemerintahan. Agama Buddha dan Taoisme juga diawasi dengan sangat ketat melalui organisasi yang disponsori pemerintah, seperti 中国佛教协会 Asosiasi Buddha Republik China. Semua aliran yang bukan ortodoks dilarang. Yiguan Dao adalah salah satu yang dilarang dan ditekan oleh negara secara otoriter mulai tahun 1952. Kampanye pemerintah terhadap Yiguan Dao di Taiwan memaksa kelompok ini untuk menjalankannya secara diam-diam atau membubarkan diri untuk sementara waktu, tetapi upaya penekanan ini tidak membuat Yiguan Dao mati. Sebaliknya, Yiguan Dao ini secara perlahan tumbuh selama periode penindasan tersebut. Selama tiga dekade, Yiguan Dao juga terus dikritik oleh agama Buddha ortodok karena menganggap Yiguan Dao tidak bisa disebut sebagai agama, karena tidak punya kitab suci sendiri, banyak mempraktekkan hal-hal yang sifatnya takhayul dan menerapkan cara-cara yang tidak sepatutnya sebagai agama. Yiguan Dao juga dianggap adalah salah satu kelompok yang mempunyai asal yang sama dengan kelompok White Lotus yang dianggap berbahaya dan bisa saja memberontak kepada negara. Media yang dikendalikan negara juga turut memberikan stigma kepada Yiguan Dao. Kalangan Tao saat itu juga mendapatkan stigma yang kurang baik dari masyarakat. Banyak yang menyebut kalangan Yiguan Dao dengan sebutan 鴨蛋教 Agama Telur Bebek, karena para pengikutnya hanya makan makanan vegetarian dan telur. 

    Saat itu juga beredar rumor yang mengatakan bahwa terjadi praktek asusila yang dilakukan oleh para pemimpin Yiguan Dao, sampai beritanya dimuat di koran 新生活報 Xin Shenhuo Bao tanggal 8 Maret 1963. Merasa terganggu dengan berita tersebut, tiga senior Yiguan Dao melakukan klarifikasi untuk berusaha menjernihkan nama Yiguan Dao. Karena saat itu Yiguan Dao statusnya  masih dilarang pemerintah, klarifikasi itu malah menyebabkan terjadinya gelombang persekusi besar-besaran di tahun 1963. Banyak para pemimpin dan senior Yiguan Dao yang ditangkap saat itu. Polisi juga sering melakukan sweeping untuk membubarkan aktivitas yang dilakukan oleh kalangan Yiguan Dao. Meskipun ditekan, para pengikut Yiguan Dao bisa tetap bertahan dan tidak mudah melepaskan keyakinan mereka dikarenakan adanya doktrin Yiguan Dao mengenai 考 Cobaan di dalam hidup manusia. Salah satu di antara beberapa jenis cobaan itu ada 管考 Cobaan dari pemerintah. Dan kalangan Tao menyakini bahwa cobaan tersebut adalah ujian dari Ibu Suci untuk menyeleksi para umat yang sungguh-sungguh dan akan menikmati hasilnya saat memasuki Surga kelak. Persekusi pemerintah saat itu juga dianggap sebagai sesuatu untuk mengurangi karma, yang diyakini bahwa semakin menderita seseorang, maka semakin besar karma yang dihilangkan dan semakin besar juga pahala yang mereka kumpulkan. Kalangan Yiguan Dao sering menggunakan pesta ulang tahun sebagai kamuflase dalam mengadakan kegiatan agar terhindar dari persekusi. Terkadang mereka juga menggunakan cara wisata menggunakan bis dan menjalankan kegiatannya di dalam bis.

    Taiwan mulai mengalami pertumbuhan ekonomi yang dahsyat di tahun 1960. Saat itu banyak pabrik yang didirikan di kota-kota besar seperti Taipei dan Gaoxiong. Banyak orang Taiwan yang pindah ke kota besar untuk bekerja di pabrik-pabrik tersebut. Pertumbuhan ekonomi juga menyebabkan meningkatnya jumlah universitas saat itu. Ini menyebabkan banyak anak muda yang pindah ke kota untuk kuliah. Yiguan Dao sendiri terus disebarkan oleh para pemimpin masing-masing cabang di tengah masa-masa keemasan ekonomi ini. Dalam masa-masa itu, beberapa pemimpin Yiguan Dao bisnisnya sukses dan menjadi konglomerat yang memiliki perusahaan raksasa, salah satunya adalah 張榮發Zhang Rongfa, pendiri dari 長榮公司 Evergreen Marine Corporation. 


    Selain yang skala besar, ada cukup banyak juga para umat Yiguan Dao yang mengelola perusahan skala kecil dan menengah. Sekitar 21 persen senior Yiguan Dao adalah pengusaha. Mereka ini kemudian mengkombinasikan usaha bisnis mereka dengan kegiatan misionaris. Perusahaan-perusahaan mereka merekrut karyawan yang kemudian menjadi pengikut kalangan Tao. Seringkali, mereka menambahkan beberapa aktivitas keagamaan ke dalam kursus pelatihan perusahaan, mempromosikan Yiguan Dao pada para pekerja, dan kemudian mendorong para pekerja untuk dilintasi. Karena sebagian besar staf manajemen di perusahaan-perusahaan tersebut adalah pengikut Yiguan Dao, maka para karyawan baru pun dapat dengan mudah ditarik ke kalangan Yiguan Dao. Para pengusaha-penguasaha tersebut ini juga membangun vihara-vihara besar di pabrik-pabrik mereka dan mengadakan kegiatan keagamaan atas nama pelatihan pekerja. Aktivitas ini berhasil menghindari perhatian dan persekusi pemerintah. Dengan menggabungkan pekerjaan misionaris dan kegiatan bisnis, Yiguan Dao dapat terus beroperasi secara diam-diam dan efisien.  
    Selain itu, kalangan Yiguan Dao juga memperluas penyebarannya memasuki universitas-universitas dengan membentuk adanya 伙食團 kelompok makan. Di masa itu, semakin banyak orang-orang miskin dari pelosok yang pindah ke kota untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Di tahun 1968, untuk menghemat biaya, beberapa mahasiswa di 逢甲大學 Universitas Fengjia yang merupakan anggota dari kelompok 發一 Fayi membentuk sebuah kelompok makan, untuk tinggal dan makan bersama. 


    Di tahun-tahun berikutnya, kelompok ini berkembang dan tidak hanya menjadi kelompok untuk makan bersama saja. Kelompok ini selain menyediakan makanan vegetarian, juga mengadakan semacam kegiatan persekutuan dan kegiatan hiking. Dengan cepat, kelompok ini menjadi kelompok misionaris yang menjaring umat-umat baru di universitas. Inovasi ini kemudian di duplikasi di universitas-universitas lainnya. Di awal tahun 1980an, Yiguan Dao telah membentuk ratusan kelompok makan di berbagai universitas di Taiwan. Lebih dari 60.000 mahasiswa yang masuk ke Yiguan Dao dari tahun 1967 sampai 1979 walaupun saat itu pemerintah masih berusaha menekan dan menghalangi segala kegiatan Yiguan Dao. Dengan masuk ke dalam lingkungan perusahaan-perusahaan dan universitas-universitas, Yiguan Dao mempunyai kendaraan yang efektif untuk menarik umat dalam skala besar.

    Upaya pemerintah untuk menekan Yiguan Dao di Taiwan memaksa Yiguan Dao untuk beroperasi secara diam-diam atau bahkan bubar untuk sementara waktu, tetapi segala upaya tersebut tidak membuat Yiguan Dao mati. Sebaliknya, sekte ini tumbuh dengan mantap dan cepat selama periode penindasan tersebut. Di tahun 1987, Yiguan Dao secara resmi diakui oleh pemerintah dan tidak lagi dilarang. Pada tanggal 9 Januari 1987, empat puluh anggota legislatif mengajukan banding ke 內政部 Departemen Urusan Sipil  untuk melegalkan Yiguan Dao. Meskipun kita tidak bisa mendapatkan angka pasti jumlah pengikut dari Yiguan Dao sebelum tahun 1987 karena sifatnya yang berjalan secara diam-diam, kita bisa mendapatkan gambaran tentang perkembangannya di Taiwan dari perkiraan berikut ini. Statistik yang dikeluarkan oleh departemen kepolisian melaporkan bahwa Yiguan Dao memiliki sekitar 50.000 pengikut di tahun 1963. Jumlah pengikutnya meningkat tajam yaitu mencapai lebih dari 224.000 di tahun 1984. Di tahun 1989 (2 tahun setelah Yiguan Dao tidak lagi dilarang oleh pemerintah), jumlah pengikutnya terhitung sebanyak 443.000 (menandakan banyak dari para pengikut Yiguan Dao sebelum tahun 1987 tidak mau mengaku bahwa mereka adalah pengikut Yiguan Dao akibat larangan pemerintah)

    Pada tanggal 13 Januari 1987, pemerintah Kuomintang secara resmi melegalkan Yiguan Dao. Yiguan Dao menjadi agama pertama yang bertransformasi dari kelompok yang ditindas menjadi kelompok agama yang sah di kalangan masyarakat Tiongkok modern.

Presiden ke-14 Taiwan 蔡英文Tsai Ing-wen menghadiri acara 一贯道祭天大典 Upacara akbar Jitian Yiguan Dao 

Cerita Sebelumnya : YiGuan Dao di China Daratan (1930-1953)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjemahan dan Penjelasan 彌勒救苦真經 Mi Le Jiu Ku Zhen Jing (Sutra Buddha Maitreya Menyelamatkan dari Penderitaan)

Pada kesempatan ini, saya akan membagikan terjemahan bahasa Indonesia dari kitab suci  彌勒救苦真經  Mi Le Jiu Ku Zhen Jing, salah satu kitab suci yang paling sering dibaca oleh para pengikut Yiguandao di vihara mereka. Terjemahan ini adalah hasil terjemahan saya pribadi dengan mengacu dari arti huruf per huruf-nya dan tentunya dibantu dengan referensi beberapa hasil terjemahan dari beberapa kalangan Yiguandao. Terjemahan dan penjelasan saya di sini bukanlah apa yang saya yakini secara pribadi, melainkan adalah arti dan makna dari kalimat per kalimatnya berdasarkan apa yang diyakini oleh kalangan Yiguandao. 

Studi tentang Yiguandao (Bagian 1) - Tiga Masa Pancaran 三陽

Di kalangan Yiguandao (di Indonesia lebih dikenal dengan Aliran Maitreya), kita sering mendengar kata-kata " 道真理真天命真 " yang artinya adalah Tao sejati, Kebenaran sejati dan Firman Tuhan sejati . Karena 理真 kebenaran sejati sering disebutkan di banyak ceramah yang diadakan di vihara kalangan Yiguandao, para umat Yiguandao akan beranggapan apa yang diceramahkan adalah sebuah kebenaran mutlak yang tidak mungkin salah.  Saya pun menyakini demikian selama puluhan tahun. Saya pribadi sebenarnya sudah sejak dulu hobi membaca dan saya adalah tipe orang yang tidak bisa kalau disuruh menelan mentah-mentah sebuah ajaran dan langsung mengyakininya sebagai dasar keyakinan tanpa melakukan crosscek terlebih dahulu. Masalahnya dulu kita punya keterbatasan dalam hal akses sumber literasi. Jaman dulu satu-satunya cara untuk mendapatkan akses ke buku-buku literasi adalah dengan menemukan buku-buku fisiknya. Belum ada internet dan belum ada device-device canggih seperti sekarang. Mendapatkan b...

Terjemahan dan Penjelasan Daodejing 道德經 (Bab 1) Tao dan Nama

Sudah cukup lama, saya tertarik belajar mengenai Tao Te Cing dan baru tahun ini saya mulai serius mempelajarinya. Sebenarnya saya pernah mendengar beberapa kali penjelasan tentang Dao De Jing ini di vihara Yiguandao tempat saya sembayang dulu, tapi saya tidak pernah benar-benar mengerti penjelasannya karena sepertinya apapun bunyi baitnya, penjelasannya selalu diarahkan dengan narasi dan doktrin versi mereka sendiri. Karena itu saya memutuskan untuk belajar sendiri mengenai Tao Te Cing ini langsung dari teks aslinya. Karena saya sudah menguasai sedikit bahasa mandarin, saya mengartikan tiap kata-katanya langsung dari bahasa mandarinnya dibantu dengan kamus untuk memahami lebih dalam per katanya. Untuk membantu pemahaman, saya membaca beberapa buku penjelasan mengenai Tao Te Cing yang bagus salah satunya adalah buku Dao De Jing Kitab Suci Agama Tao tulisan Dr. I. D. Like Msc dan Dao De Jing The Wisdom of Laozi tulisan Andi Wang . Ada juga beberapa buku terjemahan Dao De Jing berbahasa I...