Hal-Hal yang Terlewatkan jika hanya menonton film Harry Potter and the Philosopher's Stone tanpa membaca Novelnya
Harry Potter karya JK Rowling benar-benar sangat magical. Fantasi dunia magic dipadu dengan cerita yang seru dan penuh plot twist membuat serial ini digemari jutaan orang dari seluruh dunia. Dari sekian banyak fans Harry Potter di dunia, ada cukup juga banyak fansnya yang hanya menonton film-filmnya dan tidak pernah membaca novelnya entah mungkin karena tidak suka membaca buku atau memang tidak sempat membacanya. Sebagai salah satu orang yang menonton filmnya secara lengkap terlebih dahulu baru kemudian membaca novelnya, saya menyadari ada banyak hal yang saya lewatkan jika hanya menonton filmnya saja.
Yang saya bahas di sini tidak termasuk hal-hal yang sifatnya tidak terlalu berpengaruh pada pemahaman kita akan cerita keseluruhannya seperti perbedaan wajah maupun fisik, ataupun perbedaan-perbedaan kecil seperti perbedaan adegan (contoh : adegan ular di kebun binatang, Dudley yang menendang-nendang tangga, Hagrid menjemput Harry Potter di pondok tengah laut dan langsung berangkat di hari itu juga, dll), tapi yang dibahas di video ini adalah cerita-cerita serta detail kecil yang efeknya cukup besar dalam memahami keseluruhan cerita Harry Potter.
Sekedar peringatan,yang akan saya bahas berikut ini adalah spoiler, jadi buat mereka-mereka yang belum nonton filmnya saya sarankan untuk menonton filmnya dulu baru membaca tulisan saya berikut ini.- Di film, kita tidak tahu cerita awal Harry Potter sebelum dititipkan di keluarga Dursley, di mana cerita ini diungkapkan saat Dumbledore berbincang-bincang dengan McGonagall saat membawa Harry ke Privet Drive di awal. Dari percakapan itu, diceritakan bahwa Harry Potter berhasil bertahan hidup dari serangan penyihir jahat terkuat bernama Voldemort. Voldemort saat itu memang tengah memburu kedua orang tua Harry yang pada akhirnya berhasil membunuh mereka, tapi gagal membunuh Harry dan malah kehilangan semua kekuatannya. Hagrid juga menceritakan kembali bagaimana Voldemort membunuh orang tuanya dan bagaimana dia gagal membunuh Harry saat dia mendatangi pondok keluarga Dursley di tengah laut.
- Sepeda motor yang dikendarai Hagrid di awal film itu sebenarnya adalah sepeda yang dipinjamnya dari Sirius Black yang saat itu belum ditangkap dan masuk ke penjara Azkaban.
- Dalam film, keluarga Dudley memang terlihat jahat, tapi tidak ada apa2nya jika dibandingkan dengan di novelnya. Perlakuan-perlakuan terhadap Harry selama sepuluh tahun mengakibatkan banyak penderitaan, contohnya seperti tidak pernah mengajak Harry bepergian dengan selalu menitipkannya di tetangganya Mrs Figg saat mereka bepergian, Bibi Petunia yang memotong rambut Harry sampai pendek sekali dan meninggalkan poninya tidak dipotong tapi rambutnya secara ajaib tiba2 tumbuh lagi besok paginya, memaksa pakai sweater tua yang tiba2 mengkerut, Paman Vernon yang selalu mengeluh tentang Harry, Dudley yang suka memukulinya tanpa sebab, dll. Hal-hal yang berlangsung bertahun-tahun ini jelas tidak bisa disampaikan di film.
- Dalam film, tidak terlalu terlihat jelas bahwa Harry Potter sangatlah terkenal, di mana hampir semua orang memandang dan membicarakannya ketika mereka pertama kali melihatnya. Ada beberapa adegan yang menunjukkan ini kalau hanya nonton filmnya, contohnya perkataan Profesor McGonagall di awal film yang mengatakan "Dia akan menjadi orang terkenal. Setiap anak di dunia kita akan tahu namanya", adegan waktu Hagrid dan Harry masuk untuk pertama kalinya ke Leaky Cauldron. Tapi sejujurnya jika hanya menonton filmnya, kita kebanyakan tidak akan memperhatikan ini, sehingga tidak tahu kalau Harry begitu terkenalnya di dunia sihir.
- Ginny, saudara perempuan Ron, jelas tertarik pada Harry Potter. Ini ditunjukkan saat keluarga Wesley mengantar Ron Wesley ke stasiun King Cross saat akan berangkat ke Hogwards. Di film tidak ada adegan yang menunjukkan hal ini.
- Hermione terlihat dekat dengan Ron dan Harry sejak dari awal di film. Sedangkan dalam novel, mereka baru dekat sejak insiden Troll di kamar mandi.
- Tidak ada karakter Peeves sama sekali dalam film.
- Dalam film, ketegangan antara Malfoy dan Harry memang ada tapi tidak sekuat di novelnya. Dalam novelnya, sangat jelas terlihat bahwa mereka saling membenci satu sama lain sejak awal masuk Hogwarts. Bahkan di novelnya, ada adegan duel tengah malam yang disetujui keduanya di mana di filmnya ini tidak ada sama sekali.
- Tidak ada karakter Profesor Binns, satu-satunya guru hantu di Hogwards yang mengajar tentang sejarah Sihir
Komentar