Salah satu hal yang terpenting untuk bisa sukses di dunia trading adalah mempunyai sistem trading yang baik. Untuk bisa konsisten menghasilkan profit secara jangka panjang, anda membutuhkan sistem yang mempunyai rule-rule yang baku, rule-rule yang jelas, di mana ada aturan yang sangat spesifik untuk entry, aturan yang spesifik untuk close position, berapa lot yang digunakan serta SL dan TPnya. Bila anda masih tergolong orang yang trading hanya berdasarkan feeling tanpa ada aturan yang jelas, lotnya juga gak jelas (kalau feelingnya bagus pasang lotnya besar, sedangkan waktu gak yakin pasang lotnya kecil), maka anda tidak bisa dikategorikan sebagai trader melainkan gambler. Inilah yang menyebabkan banyak sekali orang bisa bangkrut dan rugi besar dari trading. Karena mereka masih trading menggunakan emosi dan perasaan mereka, bukan berdasarkan sistem yang sudah punya statistik yang jelas mengenai win probabilitynya.
Permasalahan banyak sekali trader-trader di luar sana yang belum bisa sukses dari trading adalah karena mereka tidak menggunakan sistem yang sudah jelas win probabilitynya. Kenapa mereka tidak menggunakan sistem yang sudah jelas win probabilitynya? Banyak sekali alasannya, bisa karena malas menghitung win probabilitynya, malas backtest, pingin cepat menghasilkan profit dari trading, pingin dapat sensasi deg-degan saat trading, dan alasan-alasan lainnya. Sehingga ujung2nya mereka hanya mengandalkan feeling ataupun saran/sinyal orang lain untuk entry posisi dari trading mereka. Mayoritas trader (termasuk saya dulu) juga mempercayai adanya holy grail, suatu sistem dengan win rate yang mencapai 90% lebih. Karena hal inilah, ekspetasi trader kadang kurang tepat. Padahal untuk bisa konsisten profit, yang anda butuhkan kadang hanyalah sebuah sistem dengan win rate bahkan tidak sampai 50%, asalkan risk : reward nya lebih dari 1:1. Saya pribadi juga menggunakan sistem seperti itu sekarang ini. Hari ini saya akan mencoba membahas mengenai konsep hubungan antara Win Rate dan Risk and Reward. Kedua hal ini sangat berkaitan erat satu sama lain dan sangatlah penting untuk memahami prinsip ini dalam trading.
Pertanyaan awal untuk konsep ini adalah apakah tujuan dari kita semua untuk trading? Apakah untuk menghasilkan profit atau untuk bisa merasa benar sepanjang waktu dalam trading? Bila tujuan anda adalah menghasilkan profit, maka perlu anda ketahui bahwa sistem trading dengan win rate yang tinggi tidak menjamin hasilnya pasti profit secara jangka panjang. Saya menemukan banyak sekali sistem (kebanyakan robot EA) yang menggunakan metode martiangle di mana win ratenya kadang bisa mencapai 98%, tapi tetap saja modal anda bisa habis kalau diterapkan secara jangka panjang (karena lossnya yang 2% itu langsung margin call). Nah… konsep yang benar dari hal ini, adalah kita perlu tahu win rate berapa sih minimal yang dibutuhkan untuk bisa profit dalam trading. Jawaban yang benar adalah tergantung Risk and Rewardnya. Semakin besar Risk and Reward tiap transaksi anda maka semakin kecil win rate yang dibutuhkan untuk bisa profit secara konsisten. Untuk memperjelas saya akan berikan tabelnya sebagai berikut :
Tabel di atas menunjukkan bahwa untuk bisa setidaknya tidak profit dan tidak loss secara jangka panjang dalam trading, bila anda mempunyai sistem yang punya Risk Reward 1:1 (TP dan SL nya sama jaraknya), maka win rate yang dibutuhkan minimal adalah 50%. Jadi bila anda mempunyai sistem dengan win rate 55% saja, bisa dikatakan modal anda akan tumbuh secara jangka panjang. Nah, menariknya jika anda punya sistem dengan risk reward yang lebih besar, anggaplah 1:3, ternyata anda hanya membutuhkan sistem dengan win rate 25% saja untuk bisa setidaknya tidak rugi dan tidak untung. Ini artinya bila anda punya sistem dengan win rate 30% saja, maka modal anda akan tumbuh secara jangka panjang. Ini artinya, bila anda memasang posisi sebanyak 10x dan anda salah sebanyak 7x, modal anda masih tumbuh secara jangka panjang. Menarik bukan? Saya pribadi menggunakan sistem dengan risk reward 1:3, sehingga saya tidak butuh win rate tinggi agar modal saya tumbuh secara jangka panjang. Konsep inilah yang kadang tidak disadari oleh banyak orang, sehingga kebanyakan orang masih terus-menerus beranggapan bahwa mereka harus mencari sistem yang bisa 90% benar untuk bisa profit dalam trading (mental holy grail).
Komentar