Hari ini aku diundang ke rumah salah satu kenalan yaitu Ai Lina, seorang Ai yang kukenal dari Vihara. Sekitar 2-3 bulan lalu, tiba-tiba Ai Lina jadi sering mengajak ngobrol pada waktu ada acara di Vihara. Sebenarnya, aku sudah mengenalnya sejak lama. Tapi bisa dibilang, walaupun sering bertemu, aku hampir tidak pernah berbicara dengannya. Tapi anehnya, sejak 2 bulan yang lalu, Ai Lina jadi sering mengajak ngobrol. Pada beberapa waktu yang lalu, aku sempat dimintai tolong untuk ke rumahnya yang ada di Pakuwon, guna memperbaiki komputer yang katanya rusak. Kali ini aku diundang kembali ke rumahnya yang ada di Darmo untuk sekedar berbincang-bincang.
Pada saat itu menggunakan motor yang selalu menemaniku selama ini, aku datang ke rumahnya tepat sesuai dengan waktu yang dijanjikan sebelumnya. Tapi karena Ai Lina sedang ada keperluan dan belum sampai di rumah, maka akhirnya aku pun menunggu di depan rumahnya. Tidak lama setelah itu, akhirnya datanglah mobil Honda Jazz berwarna silver yang berhenti tepat di depan sepeda motorku. Dan turunlah Ai Lina bersama dengan anaknya. Anak dari Ai Lina ini sendiri sebetulnya sudah terasa familiar sejak beberapa tahun yang lalu. Karena pada saat kelas-kelas besar di Vihara, dia sempat hadir 2x. Sebetulnya anak dari Ai Lina ini sendiri sudah aku kenal sejak tahun 2009, tapi selama ini komunikasi kami hanya melalui chating Yahoo Messenger saja. Aku-lah yang saat itu mengajaknya berkenalan 1 tahun yang lalu. Sebenarnya, aku pernah bertemu dengannya 1 x waktu di THR. Tapi karena dia tampak sedang terburu-buru, maka kami cuma sekedar bertegur sapa saja saat itu. Ketika itu dia sedang bersama dengan seorang teman cowok, sedangkan aku saat itu sedang memperbaiki printerku yang rusak. Tidak lama kemudian, kita masuk ke dalam rumah dan mengobrol.
Sejak putus dengan pacar pertamaku 8 tahun lalu, aku memang tidak pernah punya perasaan apa-apa ke semua cewek yang aku kenal. Tapi terhadap anak dari Ai Lina ini, aku merasakan ada perasaan yang tidak biasa. Ada semacam perasaan tertarik untuk mengenalnya lebih dekat. Sayangnya memang aku sendiri tidak punya kesempatan untuk mengenalnya lebih jauh, karena dia sendiri tidak aktif datang di vihara. Jadi selama ini dia hanyalah seperti teman maya saja. Jadi inilah untuk pertama kalinya, aku bisa berbincang-bincang agak lama dengannya. Terus terang ada perasaan yang berdebar-debar saat berada di dekatnya. Ini sungguh perasaan yang tidak biasa, yang sudah bertahun-tahun tidak pernah aku rasakan. Apakah dia adalah jodohku? Apakah dia adalah belahan hatiku yang kutunggu selama ini? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
Bila memang jodoh, maka tidak akan lari kemana-mana.
Komentar