Beberapa waktu yang lalu saya baru saja selesai membaca buku "No One's Perfect" karangan Hirotada Ototake. Sebenarnya buku ini sudah saya miliki sejak jaman kuliah dulu. Jadi bukunya sudah berumur lebih dari 20 tahun kayaknya. Tapi saya belum sempat membacanya hingga akhir-akhir ini. Buku ini berkisah mengenai seorang pria asal Jepang bernama Hirotada Ototake yang punya cacat bawaan sejak lahir, di mana dia dilahirkan tanpa tangan dan kaki. Tipe-tipe sosok orang yang sangat menginspirasiku di saat mudaku dulu agar diri sendiri ini jangan cepat menyerah dengan keadaan. Kalau ada orang yang diberikan Tuhan dengan badan tidak lengkap saja bisa berbuat banyak hal di kehidupan ini, mengapa saya yang punya badan yang lengkap tidak dapat berbuat lebih banyak.
Buku ini menurut saya lebih merupakan penggalan-penggalan catatan harian (diary) ketimbang sebuah cerita biografi yang utuh. Buku ini juga tidak bercerita mengenai kisah seorang luar biasa yang membuat kita kagum dengan penulisnya, tapi lebih ke buku yang mengajak kita para pembacanya untuk melihat bahwa orang cacat itu juga orang biasa yang seharusnya tidak diperlakukan secara berbeda. Oto juga mencoba menyampaikan bahwa seorang yang punya cacat bawaan sejak lahir pun bisa hidup bahagia seperti orang pada umumnya.
Penggalan-penggalan cerita pendek dalam buku ini hampir semuanya adalah ketika Oto dalam masa sekolah. Diceritakan di buku itu bagaimana Oto yang dimasukkan oleh orang tuanya ke sekolah biasa (bukan SLB) mencoba untuk membaur dengan teman-temannya dan tetap bisa melakukan banyak aktivitas seperti orang normal. Dan kalau dibandingkan dengan buku sejenis yang pernah saya baca yaitu Aku Terlahir 500 Gram dan Buta karya Miyuki Inoue, buku ini punya feel yang jauh berbeda. Buku ini jauh dari nuansa sedih, perjuangan dan penderitaan akibat cacat bawaan yang diderita penulisnya. Bahkan bukunya banyak bercerita tentang masa-masa menyenangkan penulis selama masa-masa sekolahnya.
Komentar