Bagi kalian yang lahir di tahun 1970-1990 an, tentu tidak asing dengan tokoh legendaris yang bernama Tiger Wong. Tiger Wong adalah judul salah satu komik karya Tony Wong yang berjudul asli 龍虎門 (Long Hu Men) atau lebih dikenal dengan sebutan Oriental Heroes di beberapa negara. Di Indonesia, sebelum rilisnya komik Long Hu Men yang dirilis M & C, tidak banyak yang mengenal Long Hu Men / Oriental Heroes, orang lebih mengenal komik ini dengan nama Tiger Wong. Komik ini begitu seru dan menarik sampai saya pribadi dulu juga selalu tidak sabar menunggu kelanjutan dari cerita komik ini setiap minggunya. Banyak para milenial atau mungkin generasi X yang merupakan fans dari serial ini mungkin tidak tahu bahwa komik Tiger Wong yang dulu kita baca ternyata hanyalah separuh dari keseluruhan komik aslinya. Ingin tahu lebih banyak tentang Tiger Wong? Baca terus sampai habis ya.
Sejarah dari Komik Tiger Wong
Pada awal diluncurkan, gambar dari komik ini sedikit agak ke kartun dibandingkan realistis seperti yang tersaji di komik Tiger Wong. Tapi walaupun gambarnya kartun, di dalamnya terdapat banyak penggunaan senjata dan banyak adegan kekerasan ekstrim seperti banyak darah, organ dalam yang hancur (bahkan sampe semburat keluar), tulang yang retak dan banyak jenis kekerasan lain. Banyak orang yang mengkritik unsur kekerasan yang ekstrim ini, sehingga akhirnya menyebabkan lahirnya peraturan Indecent Publication Law di tahun 1975 yang melarang adanya kekerasan di dalam manhua.
Karena peraturan itu hanya ditujukan pada Manhua, akhirnya Tony Wong mencoba mengakalinya dengan menerbitkan koran harian yang di dalamnya ada komik Little Rascal. Satu bulan pertama, koran tersebut memang diterbitkan dengan memuat berita-berita terkini bersamaan dengan beberapa judul manhua karyanya. Setelah sebulan, koran tersebut berubah menjadi full manhua. Saat itu pulalah Tony Wong memutuskan untuk mengganti judulnya menjadi 龍虎門 Long Hu Men (kalau diterjemahkan adalah "Dragon Tiger Gate"), serta judul bahasa Inggrisnya menjadi Oriental Heroes. Long Hu Men sendiri mengacu pada nama perguruan atau organisasi para tokoh utama yang ada di cerita. Teknik gambar Tony Wong pun seiring dengan waktu juga perlahan semakin meningkat. Pada pertengahan 1980, teknik menggambar Tony Wong berubah menjadi jauh lebih realistis dibanding saat awal dia menggambar. Ini diungkapkan pada buku "The Essential Guide to World Comics" oleh Tim Pilcher dan Brad Books.
Tiger Wong (Long Hu Men versi Indonesia)
M & C sendiri juga sempat merilis ulang Oriental Heroes ini dalam bentuk buku kecil hitam putih yang berjudul Dragon & Tiger Heroes.
Long Hu Men versi Baru
Selanjutnya Tony Wong membuat Long Hu Men versi baru yang merupakan reborn manha aslinya dulu, dan diberi judul 新龍虎門 Xin Long Hu Men (Dragon Tiger Gate baru).
Manhua baru ini tetap menceritakan tokoh-tokoh yang sama dengan lebih detail, gambar yang lebih bagus dan tentunya cerita yang sedikit berbeda dari Long Hu Men yang lama. Di Indonesia sendiri, Xin Long Hu Men ini diterbitkan oleh M & C mulai tahun 2000 di Indonesia dengan judul Long Hu Men.
Saat ini di Indonesia sudah terbit 4 seri Long Hu Men yaitu :
- Long Hu Men (seri 1 - 175) setara Xin Long Hu Men seri 1-476
- Long Hu Men The Next Level (1-7) setara Xin Long Hu Men seri 477-517
- Long Hu Men The Next Battle (seri 1-17) setara Xin Long Hu Men seri 518-619
- Long Hu Men The Vengeance Continues (seri 1-36) setara Xin Long Hu Men seri 620-836
Komik versi Indonesia dari Xin Long Hu Men berhenti sampai Long Hu Men The Vengeance Continues. Sementara itu komik Xin Long Hu Men sendiri di Hongkong sana masih saja berlanjut dan seri-nya sudah mencapai lebih dari 1000.
Komentar