Bisa dibilang ini adalah satu dari sekian banyak buku yang mulai menyadarkan saya mengenai seperti apa sih sebenarnya Yiguandao itu. Buku ini adalah buku akademis dan tentunya tidak ada sentimen tertentu yang dimiliki penulisnya terhadap Yiguandao. Tidak ada penjelasan ataupun kata-kata yang bersifat menjelekkan sama sekali yang saya temukan di buku ini. Isi dari buku yang ditulis ini murni adalah hasil penelitian dan observasi mendalam yang dilakukan oleh Li Yunfeng di Taiwan.
Setelah membaca buku ini, sebagai seorang penganut Yiguan Dao sejak usia 13 tahun, saya baru menyadari bahwa ternyata saya tidak tahu banyak tentang sekte agama yang saya ikuti selama hampir 30 tahun ini. Selama bertahun-tahun saya hanya mendengarkan apa yang diajarkan dan dikatakan oleh kalangan Yiguandao dan saya selalu menganggapnya sebagai kebenaran mutlak. Sejujurnya, saat saya masih menjadi seorang misionaris dan sangat rajin mengabdikan diri untuk kalangan Yiguandao, saya memang mengalami kesulitan untuk menemukan sumber-sumber netral yang baik karena memang literatur Yiguan Dao di internet sangatlah sedikit. Namun dalam 10 tahun terakhir, internet sepertinya membuat semua informasi menjadi jauh lebih mudah diakses jika Anda benar-benar berusaha keras untuk mencarinya. Dan di awal tahun ini, saya akhirnya menemukan buku ini. Sebuah buku yang membedah mengenai Yiguan Dao secara mendalam, mulai dari sejarah awal mula, proses perkembangannya di China, dibasmi pemerintah sampai dengan perpindahannya ke Taiwan dan akhirnya menjadi agama yang dilegalkan. Setelah selesai membacanya, saya dapat mengatakan bahwa buku ini ditulis dengan riset yang mendalam oleh penulisnya. Saya yakin penulisnya menghabiskan waktu berbulan-bulan hanya untuk menulis buku ini. Saya dapat memastikan bahwa tulisannya cukup valid, karena saya pribadi adalah salah satu pengikut aktif di salah satu divisi Yiguan Dao yang tersebar di Indonesia. Jadi saya bisa mengatakan bahwa apa yang ditulisnya itu semuanya benar.
Bab 1-3 dalam buku ini membahas tentang sejarah bagaimana Yiguandao terbentuk, berevolusi dan berkembang menjadi salah satu kelompok agama terbesar di Taiwan. Apa yang dibahas di bab ini bagiku adalah sesuatu yang baru dan hampir tidak pernah saya ketahui selama puluhan tahun mengikuti kelas-kelas yang ada di vihara Yiguan Dao. Tidak ada satupun ceramah dan buku di vihara saya dulu yang membahas tentang sejarah seperti yang ditulis dalam buku ini. Sebagian besar dari apa yang diajarkan oleh vihara saya ternyata telah disensor dan dibuatkan versi hagiografinya sehingga kita tidak tahu kebenaran yang sebenarnya.
Bagian yang paling menarik dari buku ini ada di bab 4 dan bab 6. Bab 4 menceritakan bagaimana 扶乩 Fuji (penulisan roh) digunakan dan kemudian ditinggalkan dalam Yiguan Dao. Sejujurnya, saya pribadi dulu bisa menjadi aktif dan rajin di kalangan Yiguan Dao salah satunya adalah karena fenomena Fuji ini. Saya dulu percaya dengan hal-hal gaib seperti itu sehingga itu memberi saya motivasi untuk menjadi misionaris di kalangan Yiguandao dan selama berpuluh-puluh tahun saya menyakini bahwa apa yang disampaikan oleh roh-roh tersebut adalah kebenaran mutlak. Namun seiring berjalannya waktu, entah kenapa saya merasakan ada sesuatu yang seperti mengganjal dan ada yang tidak benar dengan apa yang selama ini saya yakini. Buku ini mengkonfirmasi banyak keraguan saya. Ternyata selama ini saya terlalu naif sehingga terlalu mudah percaya dengan semua doktrin yang diberikan.
Saya cukup terkejut menemukan bahwa ternyata ada teori-teori yang diajarkan oleh Yiguan Dao yang mereka sebut sebagai 理真 (kebenaran sejati) ternyata salah, seperti lima kata suci di masa pancaran merah dan masa pancaran hijau yang dijelaskan dalam buku ini di bab 6, yang saat ini dapat kita periksa sendiri kebenarannya menggunakan AI. Ya. Berawal dari buku inilah, pikiran saya menjadi terbuka dan saya mulai menemukan banyak ajaran Yiguandao yang salah dan bertentangan dengan ajaran Buddha dan ilmu pengetahuan. Di masa lalu saya tidak menyadari bahwa saya ternyata adalah orang yang terlalu fanatik sampai-sampai tidak mau untuk berpikir kritis dan malah mempercayai apapun yang didoktrinkan.
Bab 6 buku ini menceritakan mengenai perubahan doktrin yang dilakukan oleh kalangan Yiguandao. Yiguandao pada awal-awal penyebarannya selalu menganggap remeh intelektualitas dan seringkali mengecilkan hati umat-umat yang kritis. Tapi pada perkembangannya terutama dengan makin banyaknya kaum intelektual yang masuk dalam kalangan Yiguandao, sedikit demi sedikit kelompok-kelompok Yiguandao mulai menyesuaikan diri dengan mengubah doktrin dan mengkoreksi beberapa penjelasannya yang tidak bisa diterima oleh masyarakat. Selain itu buku ini juga menjelaskan struktur keagamaan horisontal serta beroperasi secara rahasia di kalangan Yiguandao yang dulu sangat efektif di saat mereka ditindas oleh pemerintah menjadi kurang efektif sejak mereka dilegalkan di Taiwan dan menjadi kelompok agama yang bebas seperti sekarang. Kelompok Yiguandao terbesar seperti Fayi mulai mengubah struktur organisasinya menjadi lebih modern demi kemajuan kalangan Tao mereka.
Komentar