Beberapa bab dalam buku ini sebenarnya membahas hal-hal yang sudah saya ketahui. Namun ada beberapa pelajaran dan insight baru yang saya dapatkan setelah membaca buku ini. Saya suka bagaimana Morgan menjelaskan cara berpikir manusia sebelum akhirnya mengambil keputusan tertentu. Terkadang kita merasa heran dengan beberapa orang yang bisa melakukan hal-hal yang menurut sudut pandang kita itu sangat tidak masuk akal. Dalam Bab 1, Morgan menjelaskan bahwa sebenarnya di dunia ini, tidak ada yang gila. Tapi biasanya orang itu bertindak berdasarkan pengalaman pribadinya dan bukan berdasarkan pengalaman secara holistik. Hal ini tidak hanya berlaku untuk keputusan keuangan saja, tapi juga untuk setiap aspek dalam hidup kita. Ya. secara tidak langsung kita sering mempunyai keyakinan dan pandangan berdasarkan pengalaman kita pribadi dan mengabaikan pengalaman orang lain walaupun mungkin pengalaman kita itu hanyalah 0,0000001 % jenis pengalaman dari semua pengalaman-pengalaman orang di dunia. Kita belajar banyak dari sejarah dan pengalaman orang lain, tapi biasanya pengaruhnya akan sangat kecil terhadap pandangan kita dibandingkan dengan apa yang kita alami sendiri. Sama halnya ketika orang tua menasehati anaknya untuk melakukan ini dan itu. Kebanyakan anak tidak akan mempercayai nasihat orang tua mereka sampai mereka mengalaminya sendiri.
Pelajaran penting yang saya sukai dari buku ini adalah pembahasan yang ada di Bab 2 yang menjelaskan mengenai Luck & Risk (Keberuntungan dan Resiko). Pada umumnya, orang-orang suka belajar dari contoh sukses dari orang-orang yang luar biasa (extraordinary), yang mungkin hanya ada 1 di antara 1000 orang, tapi selalu mengabaikan 999 orang yang gagal lainnya. Ini adalah salah satu bentuk logical error bernama survivorship bias. Dalam buku ini, anda akan belajar bahwa terkadang dalam hidup ini ada yang namanya Keberuntungan. Bisa saja ada 2 orang yang sama persis mimpi, perjuangan, lingkungan dan kemampuannya, tapi memiliki nasib yang sangat berbeda.
Buku ini juga menanamkan mindset yang sangat bagus di Bab 5 dan Bab 13 di mana banyak orang sering kali tidak menghargai adanya keberuntungan pada hasil yang mereka capai. Banyak orang yang melupakan hal ini. Kita merasa semua yang kita dapatkan adalah murni karena kemampuan kita sendiri, sehingga kita tidak siap jika ada hal-hal yang tidak terduga terjadi. Yang paling umum terjadi, umumnya orang akan meningkatkan gaya hidup mereka sesuai dengan pendapatan mereka saat ini. Mereka tidak berpikir bahwa penghasilan mereka bisa hilang sewaktu-waktu karena hal-hal yang tidak terduga.
Secara keseluruhan, buku ini sangat bagus untuk dibaca, bahkan untuk orang-orang yang sudah sering membaca buku-buku sejenis. Buku ini wajib dibaca buat mereka-mereka anak-anak muda yang masih belum melek sama sekali tentang literasi keuangan dan mereka-mereka yang masih mengalami kesulitan mengatur keuangan.
Komentar