Masih seputar Robot Forex yang begitu marak belakangan ini, kali ini giliran saya men-review tawaran investasi lain yaitu Fin888. Sedikit berbeda dengan Net89, Fin888 ini mengaku sebagai layanan copy trade. Tapi belakangan, ada beberapa membernya yang bilang bahwa ini sudah bukan Copy Trade lagi, melainkan investasi MAM. Padahal kalau saya lihat cara open posisi dan close posisinya masih persis sama (antara saat sistemnya copy trade dan saat sudah berubah jd MAM). Dan kalau dilihat di website fin888, masih tertulis kalau program mereka itu adalah copy trade. Jadi manakah yang benar? Entahlah. Pada prakteknya bila Fin888 ini adalah layanan copy trade, seharusnya sudah ada platform yang memang khusus menampung layanan copy trade yaitu mql5.com. Dan bila ada suatu sinyal benar-benar menguntungkan tanpa manipulasi, seharusnya tinggal dipublish saja sinyalnya di sana. Biaya langganannya pun bisa disetting sampe jutaan per subscriber kalo memang bener2 profitable sinyalnya. Jadi mengaku program investasinya adalah copy trade tapi hanya bisa diikuti lewat jalur MLM melalu 1 broker saja ini sudah merupakan keganjilan tersendiri menurut saya.
Oke, gak pake basa-basi. Saya langsung ulas saja dari sisi brokernya dulu. Broker yang dipakai oleh sistem Fin888 ini adalah SamTradeFX. SamTrade FX ini berlokasi di Australia dan ternyata broker ini terdaftar di ASIC (seperti Bappepti nya Australia).
Beberapa saat yang lalu sempet saya cek Registrasinya dibatalkan, tapi saat saya cek statusnya kembali jadi Registered. Untuk memastikan saya cek detailnya di website ASIC. Biasanya status Registered ini belum tentu menjadi jaminan, karena proses registrasi akan diikuti oleh pendapatan License Afs agar broker bisa sepenuhnya beroperasi secara legal, contohnya sebagai berikut :
![]() |
Contoh Afs License dari broker-broker yang kredibel |
Nah. Masalahnya SamTradeFX ini walaupun statusnya Registered, tapi saat dicek detailnya. Ternyata tidak ada proses Afs License seperti broker-broker kredibel. Ini artinya Samtrade hanyalah terdaftar di ASIC tapi tidak sepenuhnya teregulasi di Australia. Untuk bisa sekedar terdaftar memang relatif cukup mudah. Tinggal membayar biaya tertentu saja.
![]() |
Tidak ada license Afs yang diterima SamTrade FX |
Dan kalau dicek website SamTrade yang terbaru, ternyata SamTrade sendiri tidak menulis bahwa mereka teregulasi di ASIC, melainkan di FINTRAC. Saat saya cek registrasinya di Fintrac, memang beneran ada.
Sebagai pertimbangan lain, saya biasanya juga mengecek Forex Peace Army, untuk mengetahui gambaran secara umum bagaimana suatu broker di mata para penggunanya. Dan saat saya cek, anehnya hanya ada 2 review di SamTradeFX.com ini, dan keduanya orang Indonesia di mana sangat mungkin adalah member Fin888. Tidak adanya trader di luar MLM Fin888 yang trading di broker ini tentu membuat saya ragu menempatkan dana di sini. Walaupun terdaftar di ASIC, tentu saja itu bukan jaminan dana saya akan aman.
Hanya ada 2 review. keduanya dari Indonesia, di mana kemungkinan besar mereka adalah member Fin888.
Oke selanjutnya saya langsung cek transaksinya di platform MT4. Dan kebetulan saya dapat investor password dari seseorang yang sudah bergabung dalam jaringan Fin888. Saya langsung pantau transaksinya melalui MT4 SamTradeFX yang sudah saya install sebelumnya. Saya lacak transaksinya adalah mulai hari ini yaitu hari senin pada tanggal 27 September 2021. Sinyal mulai muncul pada jam 18:24 WIB (jam 13:24 waktu broker). Dan saya screenshot transaksinya.
Di sini semuanya kelihatan normal dan saya tunggu sampai beberapa menit, tidak ada perubahan transaksi seperti yang dilakukan robot forex Net89. Tapi setelah saya cek lebih detail, saya menemukan keganjilan. Yaitu harga entry dari Copy Trade milik SamTrade ini tidak sesuai dengan harga marketnya.
Kita bisa lihat bersama CopyTrade dilakukan pada jam 13:24 waktu server, di mana harga di candle pada menit itu harga tertingginya adalah 152.113. Tapi transaksi yang masuk bisa dapat harga 152.129. Harga ini bahkan masih terlalu tinggi kalau melihat high dari candle2 sebelumnya. Minimal harga ini baru tersentuh 5 candle sebelumnya (alias harga 5 menit sebelumnya). Dan untuk kasus ini saya sempet baca FAQ dari Fin888 dan saya menemukan jawaban ini
Delay Copy Trade biasanya hanya hitungan detik, bukan bermenit2 seperti pada semua robot2 forex ponzi yang marak beredar belakangan ini
Pernyataan “Maka harga bisa beda antara MT4 apalagi saat Pasar lagi gejolak. Kadang dalam sekejap mata bisa naik turun beberapa PIP” yang disampaikan di FAQ Fin888 memang benar kadang bisa terjadi bila memang harga lagi volatile sekali (Pasar lagi gejolak ) akibat adanya news atau suatu peristiwa penting, tapi itu semua biasanya tetap akan terlihat di chart yang bisa kita lihat secara langsung. Jadi di menit tersebut, seharusnya high dan lownya akan sesuai dengan harga pasar yang lagi bergerak liar bila memang terjadi gerakan ekstrim. Nah, masalahnya di sini market tidak sedang dalam keadaan gejolak. Dan kalau melihat log-nya, sama sekali tidak ada catatan delay seperti yang terjadi pada log copy trade beneran yang terkena masalah teknis. Belakangan para membernya membela diri bahwa karena sistemnya MAM (bukan copy trade) maka delay adalah hal yg wajar. Ini jelas pendapat yang sangat ngawur. Justru kalau MAM itu malah tidak memungkinkan adanya delay, gak peduli seberapa banyaknya account yang dikelola. Kalau copy trade, delay masih mungkin terjadi bila subscribernya banyak (itu pun hitungan detik bukan bermenit2), tapi kalau MAM itu seharusnya malah tidak mungkin delay. Jadi alasan delay di sini sudah hal yang sangat aneh menurut saya.
Dari sini saya tentu saja sangat meragukan kebenaran transaksi yang dilakukan oleh Fin888 ini dan ada kemungkinan semua transaksinya adalah fiktif. Kalau melihat polanya memang cara sistem melakukan copy trade ini sama seperti robot Net89. Transaksi mereka dilakukan mengambil harga 3-5 menit sebelumnya, di mana saat masuk pasar, transaksi tersebut sudah langsung dalam keadaan profit. Kasaran-nya bila mau, sistem bisa saja langsung menutup detik itu juga sesaat setelah open posisi. Karena toh sudah dalam keadaan profit. Dengan cara seperti ini, tentu saja kemungkinan transaksi berujung profit jelas sangat besar karena sistem selalu mengambil harga lebih tinggi setiap kali transaksi sell dan mengambil harga lebih rendah setiap kali transaksi buy. Inilah mengapa win rate dari sistem copy trade FIN888 bisa begitu tinggi.
Kesimpulan akhir, walaupun broker yang digunakan di sini katanya regulated (menurut saya belum regulated karena baru terdaftar), saya pribadi tidak akan berani masuk ke investasi yang tidak transparan seperti ini. Buat yang mau ikutan bisnis2 model gini, mungkin broker registered dari Fin888 bisa menjadi nilai plus kalau dibandingkan dengan robot-robot forex MLM yang lain. Jadi bila anda memang benar-benar tergiur dengan profitnya, silahkan saja kalau mau ikut. Yang terpenting tetap gunakan uang dingin dan selalu siap dengan kemungkinan terburuk.
Update (3 Januari 2022)
Broker yang digunakan Fin888, SamTradeFX tengah diperiksa oleh otoritas keuangan Singapore yaitu Monetary Authority of Singapore (MAS) dan Commercial Affairs Department (CAD) untuk potensi tindakan kriminal melanggar hukum Section 82 dari Securities and Futures Act 2001, yang melarang seseorang mengadakan kegiatan bisnis investasi tanpa adanya lisensi capital market services. Tiga orang pelaku yang ditangkap dan lagi diperiksa. Dengan ini semua aktivitas SamTradeFX baik trading dan withdraw sementara dihentikan.
Berikut berita lengkapnya :
https://www.channelnewsasia.com/singapore/samtrade-fx-online-trading-police-mas-investigate-2412296
Update (17 Januari 2022)
Sebagai catatan tambahan. Ini murni adalah data saja sebagai informasi. Dan saya sama sekali tidak mengvonis dan berpendapat apapun mengenai ini. Peter Sufandri banyak dikenal adalah salah satu top leader Fin888 yang saat ini mencoba membantu mengurus permasalahan Fin888. Berikut ini adalah salah satu rekam jejak Peter Sufandri di masa lalu :
Catatan : Tidak semua tindakan orang di masa depan pasti sama dengan apa yang dilakukan di masa lalu. Ini murni hanyalah informasi dan data saja.
Update (18 Januari 2022)
Beberapa waktu lalu, melalui grup Telegram, saya melihat data baru yang menarik. Disebutkan di situ bahwa ternyata S.A.M. Trade FX ini bukan cuma terdaftar di ASIC saja, tapi sudah punya lisensi broker. Dan data ini sudah saya cek langsung di website ASIC dan ternyata memang valid. Registrasinya menggunakan nama S.A.M. Financial Group (bukan S.A.M. Trade FX).
Saat ini Sam Trade FX sendiri punya 2 website. Website yang pertama adalah website lamanya yaitu https://samtradefx.com. Sedangkan website yang baru beralamat di https://www.samfingroup.com.au. Dari archive, terlihat website yang baru ini baru saja dibuat akhir tahun 2021. Kalau kita cek di website samtradefx.com lisensi yang dicantumkan hanyalah registrasi di Fintrac, dan registrasi di Saint Vincent & the Grenadines dan sama sekali tidak ada lisensi ASIC. Member2 Fin888 pastinya terdaftar di regulasi yang ini dan bukan menggunakan regulasi ASIC, karena broker yang menggunakan regulasi ASIC itu hanya boleh memberikan leverage maksimal 1:30.
Sementara di website barunya samfingroup.com.au ini baru dicantumkan lisensi ASIC yang baru teregulasi bulan Agustus 2021 tersebut.
Mungkin ini memang bagian dari rencana Sam Trade untuk memperluas pangsa pasarnya ke Australia di tahun 2022 ini.
Nah dengan data ini, bisa dikatakan bahwa SAM Trade ternyata benar-benar teregulasi di ASIC (bukan sekedar terdaftar). Dan kita bisa lihat mereka baru mendapatkan lisensi tersebut di tanggal 3 Agustus 2021. Jadi bisa dibilang sejak 3 Agustus ini dari sisi regulasi, SAM Trade kembali punya nilai lebih dibandingkan robot-robot bersistem MLM lainnya. Walaupun sekali lagi saya katakan. Broker teregulasi bukan jaminan aman 100%.
Nah. Yang menarik, sehari sebelum lisensi itu diberikan, ada notifikasi pergantian nama Perusahaan pada tanggal 2 Agustus 2021. Artinya sebelum bernama S.A.M. Financial Group, perusahaan yang mengajukan lisensi ini adalah perusahaan dengan nama lain.
Dari data, tertulis bahwa former name : GIB & Capital Group. Gara-gara data ini, saya pun iseng-iseng saja cek seperti apa sih perusahaan GIB Capital ini. Anehnya saya malah menemukan data ini.
Komentar